ASR: Kehadiran PT. IPIP Menjadikan Kolaka Pusat Ekonomi Terbesar

Berita, Kolaka3140 Views

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA — Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayor Jenderal (Mayjen) TNI (Purn), Andi Sumangerukka bersama Wakil Gubernur Ir. Hugua dengan didampingi langsung oleh Bupati Kolaka H Amri Jamaluddin, bersama unsur pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan kunjugan ke Lokasi Pembangunan Smelter kawasan industry baterai lithium PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) di Kecamatan Pomalaa. Pembangunan Smelter ditargetkan akan beropersi diakhir Tahun 2026 ini akan menyerap sebanyak 50.ribu sampai 100.ribu orang tenaga kerja.

Kunjunganya kali ini bertepatan pelaksanaan Hari Jadi Sulawesi Tennggara ke – 61 yang dilaksanakan di Kabupaten Kolaka selaku tuan rumah di akhir April 2025 lalu.

Kedatangan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama rombongannya di lokasi pembagunan smelter di Desa Oko-Oko dan Desa Sopura Kecamatan Pomalaa di sambut langsung oleh CEO Kawasan PT IPIP, Shao Weisheng dan Wakil Direktur Utama, Ning Jiancheng bersama jajarannya.

Setibanya di kawasan tersebut Gubernur Sulawesi Tenggara langsung berdialog dengan pimpinan dan manajemen PT. IPIP serta langsung meninjau perkembangan dan pembagunan smelter tersebut

Andi Sumangerukka menjelaskan kawasan industri PT IPIP yang saat ini telah memasuki tahap konstruksi akan menjadi jatung kemajuan perekonomi daerah khususnya di Kolaka. Sehingga dukungan masyarakat dan pemerintah memiliki peran yang sangat strategis dan penting untuk mewujudkan percepatan pembangunan pabriknya.

“Semua harus bersama mendukung PT. IPIP, dengan Program Strategis Nasional (PSN) melalui hilirisasi ini akan mampu memberikan kesejahteraan untuk masyarakat, meningkatkan pendapatan negara, menciptakan lapangan kerja. Sehingga pada muaranya nanti bangsa dan negara akan kuat,” ujar Andi Sumangerukka melalui rilis resmi Humas PT. IPIP. Selasa (5/5/2025)

Lebih lanjut, mantan Danrem Sultra ini menyebut Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi sangat mengapresiasi atas pencapaian pembangunan konstruksi PT IPIP, ditambah lagi dengan pemberdayaan tenaga kerja lokal 70 persen dengan prinsip bisnis yang berbasis industri ramah Lingkungan akan memberikan jaminan keamanan yang kondusif.

“Perusahan yang memiliki komitmen untuk menjaga kearifan lokal, jaminan pemberdayaan masyarakat untuk bekerja di PT. IPIP dan komitmen untuk menjamin pengelolaan lingkungan yang benar, harus didukung penuh,” sebutnya

Menurut, Andi Sumangerukka kemajuan pesat PT. IPIP ini, akan memberikan dorongan baru bagi peningkatan Industri di Sulawesi Tenggara Pemerintah Provinsi akan sepenuhnya mendukung proses pengajuan status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), mengoptimalkan lingkungan investasi, serta menarik modal dan teknologi global untuk berinvestasi di Sultra.

“PT. IPIP ini segera dapat beroperasi sepenuhnya, untuk menciptakan lapangan pekerjaan berkualitas tinggi, meningkatkan pendapatan pajak, serta mewujudkan manfaat ekonomi dan ekologi yang saling menguntungkan,”katanya

Selain itu Politisi Partai Gerindra ini berharap dengan kebijakan sistematis akan mengatasi hambatan dalam pengembangan kawasan, serta memprioritaskan koordinasi sumber daya untuk memastikan kelancaran percepatan berdirinya pabrik PT. IPIP.

“Kelompok Koordinasi Proyek Utama Nasional yang dibentuk Pemda Kolaka, secara sistematis akan menyelesaikan masalah agraria hak atas tanah dan fasilitas infrastruktur,” terangnya

Menurutnya, pihaknya juga sangat mengapresiasi praktik proyek PT. IPIP yang menggunakan teknologi canggih untuk mengubah slag mineral berkualitas rendah menjadi produk bernilai tambah tinggi.

“Terobosan teknologi ini tidak hanya mengatasi kendala dalam pemanfaatan sumber daya, tetapi juga mengurangi beban lingkungan melalui proses ramah lingkungan, menjadikannya sebagai acuan untuk pengembangan pertambangan yang berkelanjutan di Indonesia.” bebernya

Ditempat yang sama, Wakil Gubernur Ir. Hugua juga memberikan pujian dan kekagumannya pada teknologi dan kecanggihan smelter PT. IPIP yang benar-benar mewujudkan konsep dari tanah tak terpakai menjadi gunung emas dan perak. Baik dengan mengubah slag yang sebelumnya tidak dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai tambah tinggi.

“Ada proses ramah lingkungan yang akan diterapkan di PT IPIP dengan mengurangi dampak ekologis melalui proses produksi yang bersih. Model inovatif ini memberikan teladan dan contoh bagi transformasi dan peningkatan industri pertambangan di Indonesia,” akunya

Dihadapan Gubernur dan rombongan, CEO Kawasan PT IPIP, Shao Weisheng dan Wakil Direktur Utama, Ning Jiancheng, mengatakan saat ini perkembangan konstruksi telah berjalan sesuai perencanaan termasuk semua fasilitas publik dan infrastruktur pendukung lainya.

“IPIP berkomitmen akan mempercepat proses transfer teknologi dan pelatihan sumber daya manusia lokal, serta mengalokasikan sumber daya untuk mendukung proyek-proyek sosial seperti layanan kesehatan dan pendidikan” ucapnya

Menurut Shao Weisheng, akan mendorong pengembangan kolaboratif antara industri dan masyarakat, serta menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan secara nyata dan benar untuk kejateraan masyarakat.

Sebagai kawasan industri terintegrasi, berskala besar dan berlevel tinggi. Serta menjadi Kawasan industry pertama yang dibangun PT Huayou di luar negeri, akan menjadikan Indonesia menjadi pusat utama pengembangan sumber daya nikel di Asia Tenggara dan dunia.

Dengan keunggulan integrasi rantai industri dan teknologi ramah lingkungan. Kawasan PT. IPIP ini akan terus fokus pada pemanfaatan sumber daya energi yang efisien dan pengembangan yang ramah lingkungan, memberikan dorongan ekonomi, dengan 2 prinsip dasar yakni peningkatan nilai sumber daya dan pengembangan serta penerapan industri ramah lingkungan.

Laporan : Ahmar

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment