TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Bencana di Posko Siaga Bencana BPBD Kolaka Utara yang baru saja diresmikan, pada Rabu (24/12/2025).
Rakor ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah melalui BPBD untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana, khususnya dengan meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, yang diwakili oleh Asisten I Setda Kolaka Utara, Ir. Ihwan, bersama Kasat Pol PP Kolaka Utara, Ihwan N., S.Pd. Turut hadir perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, serta Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kolaka Utara, Mukramin, S.E., beserta jajaran sebagai tuan rumah kegiatan.
Kalaksa BPBD Kolaka Utara, Mukramin, menyampaikan bahwa rakor ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi sebelumnya yang dilaksanakan di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara serta rapat bersama di Mapolres pada 17 Desember 2025.
“Tujuan rapat hari ini adalah untuk memperkuat kelembagaan seluruh stakeholder sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam kesiapsiagaan menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ujar Mukramin saat menyampaikan laporan singkat sebelum peresmian posko siaga oleh Asisten I, pada Rabu (24/12/2025).
Dalam laporannya, Mukramin menjelaskan bahwa saat ini terdapat tiga posko terpadu di wilayah Kabupaten Kolaka Utara yang melibatkan seluruh stakeholder. Posko-posko tersebut berada di Kecamatan Wawo, Pelabuhan Ferry Tobaku Kecamatan Katoi, dan Kecamatan Tolala, tepatnya di Desa Lawaki Jaya.
Sementara itu, Posko Siaga Bencana yang terletak di Kantor BPBD Kolaka Utara merupakan posko baru yang didirikan berdasarkan instruksi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, yang berfungsi untuk memberikan laporan intensif setiap terjadi bencana.
“Posko siaga ini, sesuai arahan Gubernur Sulawesi Tenggara, dimulai hari ini dan akan berakhir pada 5 Januari 2026. Namun, tanpa arahan tersebut pun, BPBD tetap selalu siaga, karena prinsip kami adalah siaga setiap saat,” kata Mukramin.
Mukramin juga menyebutkan bahwa BPBD menurunkan 50 personel yang terdiri dari seluruh staf BPBD, ditambah Kalaksa selaku penanggung jawab. Personel tersebut bertugas secara bergiliran selama 24 jam penuh hingga 5 Januari 2026.
Sebagai langkah mitigasi, BPBD Kolaka Utara telah menerbitkan surat edaran yang ditandatangani oleh Bupati Kolaka Utara terkait pencegahan dan kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi tahun 2025–2026, yang telah disebarkan ke 15 kecamatan.
Selain itu, BPBD juga memasang baliho dan papan reklame imbauan waspada bencana di sejumlah wilayah rawan, berkoordinasi dengan Dinas Infokom melalui penayangan videotron, memanfaatkan media sosial resmi BPBD, membentuk call center yang melibatkan camat dan desa, serta melakukan gelar peralatan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana.
“Walaupun peralatan dan kendaraan belum sepenuhnya sempurna, kami telah melakukan pendataan berdasarkan nama dan alamat seluruh peralatan serta kendaraan di OPD sebagai bagian dari kesiapsiagaan,” jelas Mukramin.
Sementara itu, Asisten I Setda Kolaka Utara, Ir. Ihwan, yang mewakili Bupati Kolaka Utara, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan siaga bencana merupakan agenda rutin tahunan, mengingat bencana tidak mengenal waktu maupun hari libur.
“Momen ini penting mengingat perubahan iklim di akhir tahun serta meningkatnya mobilitas masyarakat. Namun pada prinsipnya, kesiapsiagaan bencana harus dilakukan setiap saat,” katanya.
Ia meminta seluruh OPD untuk segera melaporkan secara tertulis personel yang akan ditugaskan di posko siaga dan berkoordinasi dengan BPBD terkait jadwal tugas. Ia juga menegaskan agar tidak ada keluhan terkait pendanaan karena kegiatan ini merupakan tanggung jawab bersama.
Selain itu, Asisten I mengapresiasi langkah BPBD dalam menyampaikan imbauan mitigasi melalui baliho dan media sosial, serta mengusulkan agar dibuat video pendek edukasi pencegahan bencana yang mudah dibagikan kepada masyarakat.
Di tempat yang sama, Kasat Pol PP Kabupaten Kolaka Utara juga menyatakan kesiapan jajarannya untuk berkolaborasi dalam kegiatan kemanusiaan dan kesiapsiagaan bencana. Ia melaporkan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel serta sarana berupa dua unit mobil Dalmas dan satu unit mobil patroli yang siap siaga setiap saat.
“Insya Allah kami siap mendukung dan terlibat aktif dalam posko siaga bersama BPBD dan OPD lainnya,” pungkasnya.
Laporan: Ahmar















Comment