TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA — Desa Tikonu, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, berhasil menorehkan prestasi membanggakan setelah dinobatkan sebagai peraih nilai tertinggi atau peringkat pertama pada penilaian hasil pemaparan dan pendalaman dokumen Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026.
Prestasi tersebut diraih setelah Desa Tikonu mengungguli 12 desa dan tiga (3) kelurahan perwakilan dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Penilaian pemaparan materi dan pendalaman dokumen berlangsung selama tiga hari, 17–19 Juni 2026, di Hotel Zahra Syariah, Kendari.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Tenggara, Yuni Nurmalawati, M.Si, mengatakan lomba desa merupakan bagian dari pembinaan sekaligus evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa dan perkembangan pembangunan di masing-masing wilayah.
“Lomba desa ini menjadi sarana untuk melihat sejauh mana desa dan kelurahan mampu mengelola pemerintahan, melaksanakan pembangunan, serta menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Kami berharap seluruh peserta dapat menunjukkan capaian terbaiknya dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Yuni. Jum’at (19/6/2026)
Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD Sultra, Laode Muhammad Syaban, mengungkapkan bahwa pelaksanaan lomba desa tahun ini diikuti oleh 12 desa perwakilan kabupaten dan tiga kelurahan.
“Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2026 merupakan pelaksanaan lomba dengan jumlah peserta terbanyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ini menunjukkan antusiasme daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa,” katanya.
Berdasarkan hasil akumulasi penilaian pemaparan dan pendalaman dokumen, Desa Tikonu meraih nilai tertinggi sebesar 630. Posisi kedua ditempati Desa Waiti Barat, Kabupaten Wakatobi, dengan nilai 605, sedangkan peringkat ketiga diraih Desa Benua, Kabupaten Konawe.
Meski telah ditetapkan sebagai tiga besar, para pemenang masih akan mengikuti tahapan klarifikasi lapangan. Hasil dari tahapan tersebut akan menentukan desa yang berhak mewakili Sulawesi Tenggara pada Lomba Desa Tingkat Nasional untuk Regional Sulawesi.
Kepala Desa Tikonu, Sabaruddin, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan yang diraih merupakan buah dari kerja sama seluruh elemen desa.
“Alhamdulillah, prestasi ini adalah hasil kerja keras seluruh tim, dukungan masyarakat, perangkat desa, serta semua pihak yang telah membantu sejak awal persiapan hingga proses penilaian. Ini bukan hanya kemenangan pemerintah desa, tetapi kemenangan seluruh masyarakat Desa Tikonu,” ujar Sabaruddin melalui rilis resminya. Jum’at (19/6/2026)
Dalam sesi pemaparan di hadapan dewan juri, Sabaruddin berhasil menarik perhatian melalui penayangan video profil Desa Tikonu yang dilanjutkan dengan presentasi berbagai program pembangunan, inovasi pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta capaian pembangunan desa yang telah direalisasikan.
“Kami akan terus berbenah dan mempersiapkan diri menghadapi tahapan klarifikasi lapangan. Harapannya, Desa Tikonu dapat kembali memberikan hasil terbaik dan membawa nama Sulawesi Tenggara di tingkat nasional,” pungkasnya.
Laporan : Ahmar














Comment