TOPIKSULTRA.COM, KONAWE UTARA — Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka, meresmikan jembatan Bailey ruas Landawe – Kota Maju – Asera di Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara, Jumat (25/72025).
“Gunakan jembatan Bailey dengan sebaik-baiknya untuk kelancaran mobilitas sehari-hari. Kita ketahui bersama betapa sulitnya kalau saat banjir tidak ada jembatan,” kata Gubernur Sultra.
Jembatan Bailey adalah solusi darurat namun pemerintah daerah telah memprogramkan pembangunan jembatan permanen tahun 2026.
Pembangunan jembatan penanganan darurat banjir melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sulawesi Tenggara menelan anggaran sebesar Rp3,2 milliar yang bersumber dari Belanja Tak Terduga (BTT).
Adapun panjang tiga jembatan Bailey tercatat 51 meter dan pekerjaan jalan pendekat sepanjang 291 meter, sehingga total panjang jembatan dan jalan mencapai 342 meter.
Jalan dan jembatan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun kendaraan roda enam dengan kapasistas 25 ton.
Pekerjaan jembatan dan jalan yang dilaksanakan CV Ulin Pratama dengan tinggi maksimal 3,3 meter membutuhkan waktu waktu 75 hari kalender.
Turut hadir pada seremoni peresmian jembatan dan jalan penanganan darurat banjir ruas Landawe – akita Baju – Asera, yakni Ketua DPRD Sultra, Kapolda Sultra, Danrem 143 Haluoleo, Ketua Tim Ahli Gubernur Sultra, Mayjend TNI (Purn) Purnomo Sidi, Bupati Konawe Utara Ikbar, SH.
Bupati Konawe Utara Ikbar, SH MH mengatakan beroperasinya jembatan bailey memperlancar mobilitas masyarakat maupun barang kebutuhan sehari-hari.
“Saat musim penghujan yang menyebabkan banjir berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok maupun tarif mobilitas barang lainnya,” kata Ikbar. (red)

















Comment