Kejaksaan Negeri Kolut Geledah Kantor Dishub, Sejumlah Dokumen Penting Disita

banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA – Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kolaka Utara, Henderina Malo, SH. M.Hum bersama timnya melakukan penggeledahan dan memasang garis line Kejaksaan l di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kolaka Utara. Sejumlah Dokumen Penting Disita.

Penggeledahan ini terkait dugaan korupsi yang terjadi dalam proyek pematangan dan penyediaan lahan pembangunan Bandara Kolaka Utara, sebesar 7,7 miliar rupiah berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2021.

Kegiatan penggeladahan itu mendapat dukungan penuh dari aparat Kepolisian Polres Kolaka Utara. Tim penyidik Kejaksaan berjumlah 10 orang turun tangan untuk mencari bukti-bukti yang dapat menguatkan dugaan korupsi serta menyasar seluruh ruangan baik sekretariat,
bidang prasarana dan keselamatan

Para penyidik masih terlihat dan sibuk di ruang Dinas Perhubungan sejak Pukul.11.20 – 13.40 wita. Tim penyidik keluar dengan membawa sejumlah dokumen penting serta CPU Komputer sebagai barang bukti ke kantor Kejaksaan Negeri Kolaka Utara.

Diketahui, Bandara Kolaka Utara merupakan salah satu proyek dari 10 strategis daerah yang telah selesai penimbunan. Namun, dugaan korupsi dalam proyek tersebut menjadi sorotan serius setelah temuan BPK tahun 2021 mencatat adanya penyimpangan dana sebesar 7,7 miliar rupiah.

Kepala Kejaksaan Negeri, Henderina Malo mengatakan, pihaknya akan bekerja secara profesional dan transparan dalam mengusut kasus ini. Penggeledahan yang dilakukan bertujuan untuk mencari barang bukti yang dapat menguatkan dugaan korupsi, serta mencari seluruh berkas-berkas terkait penggunaan dana pembangunan Bandara.

“Penggeledahan ini adalah tindakan penyidikan, kami datang mengambil beberapa dokumen penyidikan kasus bandara l. Syukur, beberapa sasaran itu kita dapat itu untuk memperjelas kasus itu,” Ujar Hendrina Malo kepada Wartawan saat diwawancarai di lokasi, Senin (17/7/2023).

Lebih lanjut, Hendrina Malo mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan menetapkan tersangka, namun dia masih enggan untuk menyebut berapa jumlah tersangka dalam kasus tersebut.

“Kita akan rilis penetapan tersangka dalam waktu dekat ini. Jadi tunggu saja, untuk jumlah kerugian negara itu diatas 5 Milyar, ” Katanya.

Hingga saat ini, belum ada dari pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Kolaka Utara memberikan pernyataan resmi terkait penggeledahan di kantor mereka.

Kejaksaan Negeri Kabupaten Kolaka Utara akan terus melakukan investigasi mendalam untuk membongkar kebenaran di balik dugaan korupsi proyek strategis daerah tersebut.

Laporan : Ahmar

Editor

Comment