TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Seorang Pemuda bernama Jon Hendra (20) mengalami luka serius saat mandi-mandi bersama rekannya di Wisata Air terjun Desa Lapasi-pasi, Kecamatan Lambai Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra).
Insiden yang dialami pengunjung wisata itu terjadi sekitar pada Pukul 15.00 Wita setelah melakukan lompatan dari ketinggian bersama teman-temannya ke kolam, Jumat (4/4/2025)
Humas Polres Kolaka Utara, AIPTU. Arif Affandi membenarkan kejadian itu. Kanit Intel Polsek Ranteangin, AIPTU Ibrahim Abas menerima laporan dari warga setempat dan langsung menuju lokasi untuk membantu proses penanganan awal.
“Korban segera kami evakuasi dengan bantuan warga menggunakan tandu Puskesmas Kecamatan Lambai, lalu dilarikan menggunakan ambulans ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Arif Affandi melalui rilis resminya. Jum’at malam (4/4/2025)
Lebih lanjut, Arif Affandi menjelaskan kronologis kejadian bermula saat Jon Hendra melompat dari ketinggian sekitar 6 meter ke dalam kolam air terjun. Namun, saat masih berada di bawah permukaan air, rekannya Muh Imran turut melompat dari titik yang sama. Tanpa disadari, tubuh Muh Imran menghantam bagian punggung Jon Hendra, yang menyebabkan korban tenggelam.
Muh Imran segera bereaksi cepat dengan mengangkat tubuh Jon Hendra ke permukaan air dan meminta pertolongan kepada pengunjung lain. Warga sekitar yang turut berada di lokasi segera membantu proses evakuasi ke tepian sungai.
Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Lambai. korban mengeluhkan nyeri hebat di bagian dada, penglihatan yang kabur, dan kondisi setengah sadar. Pihak medis merencanakan rujukan ke RSUD Ja’far Harun di Kecamatan Lasusua guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Saksi mata di lokasi kejadian adalah: Afwan Riadi (21), karyawan tambang Afril (17), pelajar
Keduanya merupakan warga Desa Tojabi, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara.
Menurutnya, pihak Kepolisian Sektor Ranteangin mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berwisata, khususnya di lokasi alam terbuka yang memiliki risiko tinggi seperti air terjun. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam berwisata.
Laporan : Ahmar


















Comment