Musda V Golkar Kolut Digelar, Abu Muslim Melaju Mulus sebagai Calon Tunggal

Berita, Kolaka Utara1268 Views

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-V untuk memilih Ketua DPD Golkar Kolaka Utara periode 2026–2031. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Berlian, Lasusua, Sabtu (31/1/2026).

Musda V tersebut dihadiri Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sulawesi Tenggara, H. Uking Djassa, bersama jajaran pengurus DPD I Golkar Sultra, pengurus DPD Kecamatan, serta kader Partai Golkar se-Kabupaten Kolaka Utara.

Ketua Harian DPD I Golkar Sultra, H. Uking Djassa, menjelaskan bahwa Ketua DPD I Golkar Sultra, H. Daudi Darwin, berhalangan hadir karena harus menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) seluruh bupati bersama kementerian, TNI, dan Polri di Jakarta.

“Beliau menitipkan salam dan permohonan maaf karena tidak sempat hadir. Insya Allah pada kegiatan berikutnya bisa bersama-sama dengan kita,” ujar Uking Djassa kepada wartawan.

Lebih lanjut, Uking Djassa menyampaikan bahwa Musda V DPD II Partai Golkar Kolaka Utara memiliki tiga agenda utama, yakni penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2019–2025, penyusunan program kerja ke depan, serta pemilihan Ketua DPD Golkar Kolaka Utara periode 2026–2031.

“Melalui Musda ini, insya Allah akan lahir Ketua DPD Partai Golkar Kolaka Utara untuk periode 2026–2031,” katanya.

Terkait pencalonan ketua, Uking Djassa mengungkapkan bahwa hingga penutupan pendaftaran, hanya satu calon yang mendaftarkan diri, yakni Abu Muslim yang merupakan petahana.

“Berdasarkan laporan steering committee, pendaftar hanya satu orang, yaitu saudara Abu Muslim,” ungkapnya.

Ia berharap ketua terpilih nantinya mampu mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Kolaka Utara, seperti dua dekade lalu ketika Golkar menjadi partai pemenang dan menduduki kursi Ketua serta Wakil Ketua DPRD.

“Target minimal kita adalah satu daerah pemilihan satu kursi. Kolaka Utara memiliki tiga dapil, sehingga target minimal Golkar adalah tiga kursi DPRD,” tegasnya.

Menurut Uking Djassa, Partai Golkar merupakan partai terbuka yang memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh kader untuk mencalonkan diri. Namun, partai tidak dapat memaksakan kehendak kepada pihak yang tidak berminat.

“Golkar ini milik seluruh rakyat Indonesia. Semua memiliki hak yang sama, tetapi kita tidak bisa memaksa yang tidak berkehendak,” ujarnya.

Menjelang Pemilu 2029, ia menekankan bahwa pertarungan utama berada pada Pemilihan Legislatif. Jika Golkar mampu meraih kursi terbanyak, maka peluang untuk mengusung calon kepala daerah akan semakin besar.

“Kalau Golkar memperoleh kursi terbesar, kita akan percaya diri mencalonkan kepala daerah. Jika tidak, tentu kita akan membangun koalisi,” jelasnya.

Untuk itu, ia meminta seluruh jajaran Partai Golkar di Kolaka Utara terus bekerja, memperkuat konsolidasi, dan membangun semangat hingga ke tingkat akar rumput. DPD I Golkar Sultra juga akan rutin melakukan pemantauan ke daerah.

“Setiap dua bulan kami akan turun ke lapangan. Target kami, akhir 2026 caleg sudah terbentuk 200 persen, dan pada 2027 mencapai 100 persen,” katanya.

Adapun target perolehan kursi DPRD Kolaka Utara pada Pemilu mendatang, lanjut Uking Djassa, minimal tiga kursi agar seluruh daerah pemilihan dapat terisi.

“Minimal tiga kursi dulu. Kalau lebih, Alhamdulillah. Namun, kita akan berusaha maksimal,” tutupnya.


Kalau mau sekalian dibuatkan judul berita, versi hard news, politik ringan, atau SEO-friendly, bilang saja 👍

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment