TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Seorang nelayan bernama Makmur (50), warga Desa Kalu-Kaluku, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada Kamis (25/12/2025).
Kapolsek Kodeoha, IPTU Riantho Sarira, S.H., menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari Kepala Desa Kalu-Kaluku, Ahmad Randi, S.H., terkait dugaan orang hilang atas nama Makmur (50), seorang nelayan setempat.
“Informasi kami terima sekitar pukul 13.00 WITA. Korban diketahui pergi melaut, namun belum kembali hingga siang hari,” ujar IPTU Riantho dalam rilis resmi yang diterima oleh Kasubsid PIDM Humas Polres Kolaka Utara, AIPDA Ahmad Syaiful, S.H., pada Kamis (25/12/2025).
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Makmur berangkat melaut pada Rabu (24/12/2025) sekitar pukul 17.30 WITA untuk memancing ikan menggunakan perahu tradisional jenis katinting.
Pada Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 02.00 WITA, korban sempat menghubungi keluarganya dan menyampaikan bahwa mesin perahunya mengalami kerusakan. Kemudian, pada pukul 07.00 WITA, korban kembali berkomunikasi dan menginformasikan bahwa posisinya berada di luar Tanjung Tobaku.
Namun, setelah itu hingga pukul 15.00 WITA, korban belum kembali ke rumah dan pihak keluarga tidak dapat lagi menghubunginya, sehingga dilaporkan sebagai orang hilang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Kodeoha bersama Tim TRC BPBD Kabupaten Kolaka Utara dan nelayan setempat segera melakukan pencarian di lokasi yang diduga menjadi posisi terakhir korban.
Sekitar pukul 15.50 WITA, nelayan bernama Jus’ang menemukan Makmur di perairan Laut Palopo dalam keadaan selamat dan sehat.
“Diduga perahu korban mengalami kerusakan mesin sehingga terbawa arus. Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan dengan selamat,” jelas Kapolsek.
Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan kepolisian antara lain menerima laporan dari masyarakat, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan bahan keterangan, serta membantu proses pencarian bersama BPBD dan nelayan setempat.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan dan korban telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga.
Laporan: Ahmar
















Comment