TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA – Banjir bandang yang menyebabkan terjadinya abrasi, kini mulai dibanahi. Kepala Desa Rante Limbong, Kecamatan Lasusua Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) menurunkan alat berat untuk normalisasi sungai.
Kepala Desa Rante Limbong, Asmal mengatakan, untuk melakukan normalisasi sungai sepanjang 300 meter dengan lebar 10 meter, menggunakan Satu Unit Eksavator.
Biaya diambil dari sisa anggaran dana desa tahun anggaran 2022 sebanyak Rp 23 juta.
Penggunaan dana desa setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan pendamping Desa.
“Setelah kami melakukan koordinasi dengan pihak pendamping desa dan mereka memberikan jawaban bahwa bisa digunakan untuk perbaikan pelurusan sungai, maka selanjutnya kami bersama BPD dan masyarakat sepakat melakukan pekerjaan tersebut,” jelas Asmal saat ditemui di Kantor BPBD Kolaka Utara, Senin (4/12/2022)
Lebih lanjut Asmal mengatakan, karena anggaran normalisasi sungai cukup besar sehingga pihaknya menambahkan anggaran dana desa tahun 2023 sebanyak 37 juta rupiah.
Jadi jumlah keseluruhan sebanyak 60 juta rupiah.
“Ada dua tahap penganggaran, tahun 2022 dan tahun 2023,” ujarnya
Asmal menyampaikan, bukan hanya normalisasi sungai yang diperbaiki, pembangunan masjid baru juga dilakukan. Namun untuk ini, melakukan patungan sekaligus gotong royong bersama masyarakat untuk pembangunan dasar pondasi yang sudah selesai.
“Kami bersama masyarakat sudah memindahkan masjid dari bantaran sungai ke tempat yang lebih aman dan pembangunan pondasinya sudah selesai,” ujarnya.
Bahkan kata dia, jembatan darurat juga sudah bisa dilalui untuk sementara.
Sementara itu, saat ini pihaknya masih melakukan negosiasi bersama warga lain untuk menyiapkan lahan relokasi bagi kerabat mereka yang terdampak abrasi sungai.
“Kami sudah menyampaikan kepada seluruh warga agar tidak tinggal lagi di bantaran sungai,” imbaunnya.
Laporan : Ahmar








Comment