Pemdes Tikonu Hadirkan Program Kursus Bahasa Inggris

Berita, Kolaka305 Views
banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM KOLAKA – Pemerintah Desa Tikonu, Kecamatan Wundulako menghadirkan program kursus bahasa Inggris bagi warganya. Proses pembelajaran dicanangkan Jumat,(10/5/2024), yang dipusatkan di kantor Desa Tikonu dan diikuti 20 peserta dari kalangan remaja.

Kepala desa Tikonu, Sabaruddin T Pauluh, menjelaskan, kursus bahasa Inggris yang dicanangkan pemerintah Desa Tikonu, merupakan salah satu rencana kerja melalui program kampung bahasa. Pembelajaran akan berlangsung dua kali dalam seminggu .

“Saya berharap kepada anak-anakku , peserta kursus supaya sungguh-sungguh mengikuti pembelajaran,” pesannya.

Mantan Ketua PWI Kolaka ini menjelaskan, pertimbangan menghadirkan program kursus bahasa di desa melalui program kampung bahasa, untuk mempersiapkan generasi Tikonu menyambut dunia kerja, terkhusus kabupaten Kolaka sebagai salah satu pusat industri tambang. Selain itu dengan memiliki keterampilan atau bekal bahasa asing, generasi muda Tikonu siap bersaing di pasar global dunia internasional.

“Terimakasih kepada Iin Fitriani dan Minda yang telah bersedia menjadi instruktur dalam program kursus bahasa inggris yang diselenggarakan pemerintah desa Tikonu,” katanya.

Iin Fitriani, selaku instruktur mengapresiasi program pembelajaran kursus bahasa yang diselenggarakan pemerintah desa Tikonu dan digratiskan untuk warganya.

Ia meminta kepada peserta agar memiliki komitmen yang kuat untuk belajar sungguh, karena kalau mau privat atau belajar dengan biaya sendiri itu mahal. Karena itu, kata Iin, bersyukurlah karena pemerintah desa Tikonu memfasilitasi terlaksananya kursus gratis bagi warganya

“Andai teman-teman mau memilih kursus sendiri-sendiri, itu biayanya lumayan,” katanya.

Hal senada dikatakan Minda. Menurutnya, sepanjang pengalaman dia sebagai guru dan sering melakukan pembelajaran privat dari satu tempat ke tempat yang lain, baru kali ini ada pemerintah desa yang menyelenggarakan kursus bagi warganya.

Laporan : Ahmar

Editor

Comment