TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara (Pemkab Kolut) Sulawesi Tenggara meninjau lokasi banjir bandang di tiga Kecamatan Pakue, Pakue Tengah dan Pakue Utara serta menyalurkan sembako dan peralatan tidur.
Pada kesempatan itu Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Mukhlis Bachtiar, S.Pi., M.P didampingi Kepala Dinas Sosial, H. Saenal Ahmad, S.E, Kepala Badan Penanggulangan Becana Daerah, Andi Faisal, S.Pd. Ketua Komisi III DPRD dari Fraksi PKB, Samsir, S.T., M.Si meninjau beberapa lokasi banjir bandang di tiga Kecamatan Pakue, Pakue Tengah dan Pakue Utara serta menyalurkan sembako dan peralatan tidur.
Mukhlis Bachtiar mengatakan, pihaknya saat ini telah melakukan peninjauan lokasi eks banjir bandang sekaligus menyalurkan bantuan berupa sembako dan peralatan tidur berupa kasur matras dan lainnya yang dibutuhkan para korban yang terdampak banjir.
“Kejadian banjir bandang yang terjadi di tga Kecamatan khusus di Desa Pasampang dan Desa Salulotong pada Selasa malam (1/4/2025) dan berimbas juga di Desa Lanipa kemarin dan hari ini kita sudah turun memberikan bantuan kepada para korban yang terdampak berupa sembako serta kasur matras,” ujar Mukhlis Bahtiar kepada wartawan saat ditemui di Desa Pasampang. Kamis (3/4/2025)
Lebih lanjut, Mukhlis Bachtiar menyebut selain menyalurkan bantuan dirinya bersama jajarannya juga memantau kegiatan normalisasi sungai yang mulai di kerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)
“Hari ini kita sudah melihat Dinas PUPR mulai action di lapangan bukan hanya ini masih ada beberapa kegiatan lain yang harus di kerjakan,” ungkapnya
Selain itu, Mukhlis Bahtiar juga mengatakan kegiatan penyaluran bantuan kepada para korban banjir ini menggunakan anggaran dari Belanja Tak Terduga (BTT) dan tidak menunggu Anggaran perubahan.
“Sementara untuk penangan kebutuhan air bersih di Desa Pasampang akibat terputusnya pipa air bersih disebabkan banjir itu sudah dikerahkan dua unit mobil Damkar mulai pada hari Rabu (2/4/2025) untuk melayani setiap rumah warga secara keseluruhan,” terangnya
Menurutnya,fasilitas sarana air bersih juga dianggarkan melalui anggaran Belanja Tak Terduga.
“Sepertinya semua sudah terlayani untuk kebutuhan air bersih,” ujarnya
Laporan : Ahmar
















Comment