TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, S.E., secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang dipusatkan di Kecamatan Watunohu, Rabu (11/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mendorong agar seluruh usulan pembangunan benar-benar berbasis pada kebutuhan riil masyarakat.
Musrenbang tersebut diikuti oleh tiga kecamatan, yakni Watunohu, Ngapa, dan Tiwu. Pelaksanaannya digabung dalam satu lokasi sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara terpadu dan efisien. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.
H. Jumarding menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan merupakan bagian dari penataan mekanisme perencanaan pembangunan daerah.
“Dari total 15 kecamatan di Kabupaten Kolaka Utara, pelaksanaan Musrenbang dibagi dalam lima titik,” ujar H. Jumarding saat menyampaikan sambutannya.
Ia menambahkan, pola tersebut bertujuan memperkuat sinkronisasi usulan antarwilayah, meningkatkan efektivitas perencanaan, serta mendorong diskusi yang lebih komprehensif dan substantif. Musrenbang menjadi ruang strategis untuk menyatukan aspirasi masyarakat dari tiga kecamatan, sehingga perencanaan pembangunan yang dihasilkan tidak bersifat parsial, melainkan terintegrasi, berkeadilan, dan selaras dengan arah pembangunan daerah.
Menurutnya, penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027 merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Kabupaten Kolaka Utara, yakni “Kolaka Utara sebagai Daerah yang Madani, Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan.”
Ia berharap seluruh usulan yang disampaikan dalam Musrenbang benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat, mendukung prioritas pembangunan daerah, serta selaras dengan RPJMD Kabupaten Kolaka Utara dan kebijakan pembangunan nasional.
Dalam penyusunan RKPD Tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menekankan sejumlah fokus utama, antara lain peningkatan kualitas pelayanan dasar, khususnya pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur; penanggulangan kemiskinan dan pengendalian stunting secara terintegrasi dan berkelanjutan; penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal dan kewilayahan; peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik; serta pembangunan yang berwawasan lingkungan.
Melalui Musrenbang gabungan tersebut, diharapkan Kecamatan Watunohu, Ngapa, dan Tiwu dapat merumuskan usulan prioritas yang terukur, realistis, serta berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah.
Di akhir sambutannya, H. Jumarding mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk berdiskusi secara aktif, terbuka, dan bertanggung jawab, serta mengedepankan kepentingan masyarakat luas di atas kepentingan sektoral.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD Kabupaten Kolaka Utara Tahun Anggaran 2027 pada hari ini secara resmi saya nyatakan dibuka,” tutupnya.
Laporan: Ahmar















Comment