TOPIKSULTRA.COM, KENDARI — Yayasan Asmar Abadi (ASR) menyalurkan beasiswa Sultra Cerdas bagi 150 orang jenjang pendidikan strata satu, magister dan doktor.
Beasiswa senilai Rp1,8 miliar tersebut diserahkan Gubernur Sultra Mayjend TNI (Pur) Andi Sumangerukka didampingi Ketua Yayasan Asmar Abadi Ny. Arinta Hapsari Andi Sumangerukka di Aula Merah Putih Rujab Gubernur Sultra, Jumat (22/5).
Adapun besaran beasiswa masing-masing penerima, jenjang pendidikan strata satu Rp7,5 juta, magister Rp15 juta dan doktor Rp30 juta.
“Beasiswa Cerdas Sultra yang disalurkan adalah komitmen memajukan pendidikan generasi muda,” kata Ketua Yayasan Asmar Abadi Ny. Arinta Hapsari.
Yayasan ASR menerapkan sistem yang ketat dan obyektif dalam menjaring penerima beasiswa melalui skema prestasi, kompetensi kesesuaian kebutuhan kerja, kondisi ekonomi calon penerima serta keterwakilan daerah.
Penerapan indikator ketat dan terukur semata-mata bertujuan agar beasiswa jatuh kepada mereka-mereka yang membutuhkan atau tepat sasaran.
“Harapan kami beasiswa pendidikan bagi 150 orang dimanfaatkan sebaik-baiknya. Yang menerima terbantu dan kami memperoleh pahala,” kata Arinta.
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dalam sambutannya mengatakan kolaborasi para pihak untuk memajukan pendidikan ditengah lemahnya fiskal daerah sangat diharapkan.
“Pemprov Sultra mengapresiasi program beasiswa yang direalisasikan Yayasan Asmar Abadi (ASR). Fiskal daerah yang rendah membutuhkan keterlibatan para pihak yang peduli pendidikan,” kata Gubernur Sultra.
Persepsi umum bahwa Sultra provinsi kaya sumber daya alam sektor pertambangan tetapi kenyataan berbeda dengan kondisi sebenarnya.
Untuk diketahui bahwa dana transfer tahun 2025 sekitar Rp800 Miliar sedangkan tahun 2026 “terjun bebas” menjadi Rp207 Milliar atau pemotongan anggaran sekitar Rp1 Triliun.
Disaat kondisi fiskal daerah yang lemah juga harus taat mekanisme tata kelolah keuangan yang ketat.
“Tata kelolah keuangan harus taat aturan. Penggunaan anggaran harus sesuai nomenklatur. Masyarakat tidak mau tahu. Yang dituntut realisasikan sesuai ucapan. Solusi yang ada saat ini Yayasan Asmar Abadi peduli pendidikan,” ujarnya.
Penerima beasiswa jenjang S3, La Rangki berkomitmen bantuan beasiswa yang diterima dari Yayasan Asmar Abadi (ASR) dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk penyelesaian pendidikan.
“Secara pribadi saya berpikir bahwa bantuan biaya pendidikan yang diterima adalah perhatian yang luar biasa. Saya berniat membalas kebaikan Pak Gubernur dan Ibu Gubernur dimana pun dan kapan saja,” kara La Rangki. (red)















Comment