BOMBANA, TOPIKSULTRA.COM — Guna meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran online. Sebanyak 231 guru di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara mengikuti Workshop online yang di gelar Dinas Pendidikan setempat, Senin, (14 /12/2020).
231 guru yang mengikuti Workshop online tersebut terdiri dari guru Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat yang tersebar di sejumlah sekolah di Kabupaten Bombana.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bombana, Andi Muhammad Arsyad melalui Kepala Bidang Pembinaan dan Ketenagaan, Jusman Usman mengatakan Workshop online yang di gelar tersebut adalah yang ke empat kalinya yang digelar Dinas Pendidikan setempat di tahun ini dan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran online, utamanya di masa pandemi.
Berbeda dengan sebelumnya, Jusman menjelaskan workshop ke empat yang rencanannya akan di gelar hingga tiga hari kedepan tersebut mengajarkan aplikasi baru yakni berbasis PC dan Android menggunakan Smart App Creator 3D.

“Untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran online. Guru akan di ajarkan cara membuat, menggunakan dan memanfaatkan cara pembelajaran ini,” urainya.
Bagaimana tidak, dengan aplikasi ini, kata Jusman, akan membuat pembelajaran lebih aktif dan interaktif. Sebab selain pemberian kuis ada juga yang berbentuk game, foto dan video sehingga dapat menarik minat belajar siswa.
“Lewat pemberian kuis, Guru juga bisa buat sendiri game pembelajarannya dan di bagikan ke siswa. Nanti siswa bisa instal sendiri,” terang Jusman.
Lebih jauh ia menjelaskan, inisiatif model pembelajaran ini, terbesit oleh Dinas Pendidikan, karena situasi pandemi yang hingga saat ini belum berakhir sehingga terkadang membuat para guru dan siswa mengalami kejenuhan dengan model pembelajaran jarak jauh. Olehnya perlu di adakan kreasi model pembelajaran yang dapat mengatasi hal tersebut.
“Smart App Creator versi 3.0 ini menarik, setelah pandemi corona berakhirpun bisa di gunakan. Setelah ada surat edaran SKB 4 menteri tentang pelaksanaan pembejaran di masa pandemi sampai saat ini kami terus berkreasi,” ujarnya.
Laporan: Refli







