TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Banjir melanda Desa Salurengko, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara Rabu malam (18/2/2026) sekitar pukul 22.50 Wita. Hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut selama kurang lebih dua jam menyebabkan sungai kecil di desa itu meluap dan menggenangi permukiman warga serta lahan perkebunan.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 14 rumah warga terdampak dan sekitar 1.500 pohon kakao ikut terendam banjir.
Berdasarkan laporan awal Pusdalops-PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka Utara, luapan air berasal dari sungai kecil atau kanal di sekitar permukiman. Tingginya curah hujan meningkatkan debit air secara signifikan hingga melampaui kapasitas aliran sungai dan merendam rumah serta area perkebunan masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kolaka Utara, Mukramin, S.E., M., menyampaikan bahwa tidak terdapat kerusakan pada fasilitas umum.
“Sementara untuk sarana umum dilaporkan tidak mengalami gangguan maupun kerusakan,” ujar Mukramin melalui rilis resminya, Kamis (19/2/2026).
Ia menjelaskan, hujan deras dengan durasi cukup lama menyebabkan kanal di sekitar permukiman tidak mampu menampung volume air.
“Sungai kecil atau kanal di sekitar permukiman warga tidak mampu menampung volume air sehingga meluap dan merendam rumah serta perkebunan,” jelasnya.
Untuk penanganan sementara, BPBD Kabupaten Kolaka Utara telah berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Masyarakat juga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan maupun bencana lainnya.
Sebagai langkah tindak lanjut, diusulkan normalisasi sungai atau kanal melalui pengerukan serta penguatan tebing menggunakan talud guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Laporan tersebut disampaikan sebagai bahan perhatian dan tindak lanjut pihak terkait.
Laporan: Ahmar




















Comment