Memperingati Penetapan Gusdur Sebagai Pahlawan Nasional, Begini Pernyataan Kader Muda PKB Kolut

Berita, Kolaka Utara1134 Views

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kolaka Utara (Kolut), menggelar acara tasyakuran bersama tokoh pemuda dan pengurus GP Ansor untuk merayakan penetapan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Republik Indonesia ke-8, H. Prabowo Subianto.

Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk kopi morning bersama tokoh pemuda, yang dihadiri oleh jajaran pengurus GP Ansor serta kader PKB setempat di warung kopi Simpony, Lasusua, pada Rabu (12/11/2025). Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini dibuka oleh Ketua Kader Muda DPC PKB Kolaka Utara, Samsir, S.T.M.Si.

Dalam sambutannya, Samsir menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas penghargaan negara kepada tokoh besar bangsa tersebut.

“Tasyakuran ini bukan sekadar bentuk penghormatan, tetapi pengakuan atas jasa besar Gus Dur dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, demokrasi, dan keadilan sosial,” ujar Samsir saat menyampaikan pesan kepada generasi muda Kolaka Utara.

Lebih lanjut, Samsir menegaskan bahwa kader PKB dan Nahdlatul Ulama akan terus melanjutkan perjuangan Gus Dur melalui kerja politik yang berpihak pada rakyat kecil serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

“Gus Dur bukan hanya milik NU atau PKB, beliau milik seluruh bangsa Indonesia. Nilai-nilai perjuangannya harus terus hidup dalam setiap langkah pembangunan, termasuk di Kolaka Utara,” tambahnya.

Anggota DPRD dari Fraksi PKB ini juga mengajak para pemuda untuk meneladani sikap toleransi dan keberagaman yang diajarkan oleh Presiden ke-4 RI tersebut.

“Pesan Gus Dur jelas, tidak penting apa agamamu atau sukumu, kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak akan pernah tanya agamamu apa,” ujarnya, mengutip kalimat legendaris Gus Dur.

Melalui kegiatan ini, Samsir berharap semangat Gus Dur akan terus menjadi inspirasi dalam memperkuat ukhuwah, membangun daerah yang damai, serta menumbuhkan sikap saling menghargai di tengah keberagaman masyarakat.

“Perjuangan Gus Dur tidak berhenti pada dirinya. Tugas kita adalah melanjutkannya dalam kerja nyata demi kemajuan bangsa dan daerah,” ungkapnya.

Samsir juga menyampaikan harapan kepada Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara agar memberikan perhatian lebih kepada para tokoh pemekaran wilayah ini atas perjuangan mereka.

Laporan: Ahmar

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment