Phoenix Katoi Tutup laga Final Riota Cup II Dengan Skor 1-0 Atas Rivalnya PGRI

Berita, Kolaka Utara1195 Views

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Klub Sepak Bola Phoenix Katoi menutup laga final Turnamen Piala Bergilir Riota Cup II dengan skor tipis 1-0 atas rivalnya PGRI melalui hadiah finalti di babak kedua di menit ke 28. Babak pertandingan berakhir penuh intrik dan skil keduanya yang berlansung di lapangan Sepak Bola Bamba Datu Desa Puncak Monapa Kecamatsn Lasusua Kabupaten Kolaka Utara Sulawesi Tenggara.

Terpantau di Lapangan Sepak Bola tersebut ribuan penonton menyaksikan laga final berjalan pada babak pertama kedua kedua tim saling jual beli serangan dan belum ada yang berhasil menyarankan bola ke gawang masing-masing hingga pluit panjang di tiup wasit yang di pimpin oleh Rahmat.

Memasuki babak kedua kedua tim baik dari Phoenix Katoi maupun Klub PGRI semakin intens melakukan serangan untuk menghasil gol. Namun memasuki menit ke-28 pertahanan PGRI melakukan pelanggaran keras pada salah satu penyerang phoenix di area gawangnya hingga tim phoenix mendapat hadiah penalti.

Pinalti Phoenix Katoi di eksekusi langsung oleh sang Kapten, Haerul Aras dan berhasil membobol gawang PGRI yang dijaga ketat oleh Yusmiadi hingga pertandingan berakhir tim PGRI tidak mampu membalas ketertinggal mereka.

Selain ribuan penonton memenuhi Lapangan Sepak Bola juga di hadiri langsung HQ Operations Manager PT.Riota Jaya Lestari, Gery Risanto, Humas PR RJL Muh awaluddin, Wakil Ketua I DPRD Kolut, Muhamnad Syair dari partai PKB, didampingi Anggota DPRD Fathullah Hasyim dari Partai Demokrat, Wakapolres Kompol Gusti, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, H. Muhammad Idrus, Kapolsek Lasusua AKP. Adianto, Sekum Askab Roni Bambang.

Klub Phoenix dan para pemainnya banyak mendapatkan Piala bergilir,ditambah satu piala, medali dan uang tunai Rp. 10 juta serta pemain terbaik atas nama Agil dengan nomor punggung 67, 1 piala dan uang tunai Rp. 1 juta pencetak gol terbanyak dengan koleksi 9 gol berasal dari Kapten phoenix Haerul Aras dengan nomor punggung 9 satu piala sepatu emas dan uang tunai 1 juta.

Juara kedua di tempati oleh klub PGRI Kolaka utara dengan meraih medali untuk para pemain dan official ditambah satu piala serta uang tunai Rp. 7. juta. Penjaga gawang terbaik di raih oleh Yusmiadi dari PGRI,piala sarung emas tangan plus uang tunai 1 juta.

Sementara di perebutan juara ketiga tidak di laksanakan pertandingan namun langsung di tetapkan voting juara bersama, dua klub Old star Wawo dan KFC Berkah motor masing – masing memperoleh medali,piala dan uang tunai sebanyak Rp. 4 juta

Usai laga pertandingan Sepak Bola Riota Cup II digelar Ketua Panitia Riota Cup II,Muhammad Awaluddin,S.Sos mengungkapkan harapannya setelah ivent ini gelar dan semoga di tahun berikutnya kita bertemu kembali dengan turnamen yang sama Riota Cup jilid III bisa menjadi lebih menarik lagi dan meriah.

” Kita pasti selalu improv apakah kedepan potensi ditambah cabang olah raga baru atau tidak namun yang jelas dua cabang olah raga ini akan terus berlanjut di tahun – tahun berikutnya bahkan lebih besar dari tahun ini dan di pusatkan di Ibu Kota Kecamatan Lasusua,” ujar Awaluddin kepada awak media usai pertandingan dan pembagian hadiah dan piala di area lapangan. Senin (7/7/2025)

Lebih lanjut,Awaluddin menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat pada turnamen yang baru saja di helat,baik dari Kepolisian,Pemerintah Desa dan Masyarakat di Dua Desa Puncak Monapa dan Totallang maupun official Panitia atas terselenggaranya kegiatan tanpa hambatan yang urgen.

” Kemudian kita juga sementara menggagas Football academy yang nantinya akan melahirkan bibit – bibt muda berbakat di Kolaka Utara dan jujur kami sampaikan kendala pada turnamen kali ini di gelar memasuki musim penghujan tetapi itu bukan hal yang menjadi halangan semua tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang telah di tetapkan.” tuturnya

Laporan: Ahmar

Comment