TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Dalam rangka memperkuat militansi dan ideologi kader, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kolaka Utara menggelar kegiatan Pendidikan Kader Loyalis. Kegiatan ini diikuti lebih dari 100 peserta yang berasal dari 15 kecamatan, 127 desa, dan enam kelurahan se-Kabupaten Kolaka Utara, Sabtu (8/2/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulawesi Tenggara, Jaelani, S.IP., M.Si., didampingi Ketua DPC PKB Kolaka Utara, H. Abbas, S.E. Pendidikan kader ini dilaksanakan selama satu hari, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 Wita, bertempat di Hotel Berlian, Lasusua, Ahad (8/2/2026).
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Lembaga Kaderisasi Provinsi (LKP) DPW PKB Sulawesi Tenggara, Kiki Sriyanti, S.IP., M.A.P., beserta rombongan. Hadir pula perwakilan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Ketua KPU Kolaka Utara Nurgalia, Ketua Bawaslu Kolaka Utara Rusdi, S.Pd., jajaran pengurus Pondok As’adiyah Kelurahan Lapai, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kolaka Utara, pengurus DPC PKB, lima anggota DPRD Kolaka Utara, serta para kader dan peserta pendidikan kader loyalis.
Ketua DPW PKB Sulawesi Tenggara, Jaelani, mengapresiasi DPC PKB Kolaka Utara yang menjadi DPC pertama di Sulawesi Tenggara yang melaksanakan Pendidikan Kader Loyalis.
“Ini merupakan perintah partai yang telah lama dicanangkan, dan Kolaka Utara menjadi yang pertama dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara yang melaksanakannya,” ungkap Jaelani saat membuka kegiatan.
Ia menegaskan bahwa kader PKB harus memperkuat konsolidasi partai mulai dari tingkat DPW hingga DPC, serta menguatkan politik kehadiran dengan senantiasa berada di tengah masyarakat.
“PKB harus hadir dalam setiap kepentingan masyarakat. Inilah yang membedakan PKB dengan partai lainnya,” tegasnya.
Jaelani juga menekankan pentingnya kaderisasi yang sistematis dan masif guna mempertahankan serta meningkatkan perolehan kursi PKB pada Pemilu mendatang.
“Kaderisasi merupakan proses penguatan pengetahuan dan ideologi partai. Loyalitas kader harus terus diperkuat untuk menghadapi Pemilu 2029,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kolaka Utara, H. Abbas, S.E., mengatakan bahwa kegiatan kaderisasi ini bertujuan menambah wawasan kader tentang PKB sekaligus memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat.
“PKB di Kolaka Utara harus hadir dan setia pada kepentingan masyarakat. Anggota dewan tidak boleh mengeluh terhadap banyaknya aspirasi, karena itu merupakan bagian dari tanggung jawab,” katanya.
Ia berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai agar pemahaman dan wawasan kader semakin meningkat sehingga mampu menjadi perpanjangan lidah partai di tengah masyarakat.
“Harapan kami, kader PKB dapat menjadi teladan dan menyampaikan kepada masyarakat bahwa PKB adalah partai yang hadir dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Lembaga Kaderisasi Kabupaten (LKK) DPC PKB Kolaka Utara, Samsir, S.T., M.Si. Menurutnya, Pendidikan Kader Loyalis bertujuan mencetak kader yang militan, loyal, serta memahami garis perjuangan partai.
“Dinamika politik ke depan menuntut kita tidak hanya hadir, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kehadiran PKB harus benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Samsir.
Ia menambahkan bahwa penguatan ideologi menjadi fokus utama dalam pendidikan kader, dengan berpegang teguh pada ideologi Ahlussunnah wal Jamaah serta setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Selain ideologi, militansi kader juga sangat penting. Kader PKB harus menjadi garda terdepan dalam merespons permasalahan masyarakat dan tidak membiarkan rakyat menghadapi kesulitan sendirian,” pungkasnya.
Menurutnya, Lembaga Kaderisasi PKB berkomitmen terus bekerja maksimal mencetak kader-kader terbaik serta melakukan konsolidasi berkelanjutan agar perolehan suara PKB di Kolaka Utara semakin meningkat dan menjadi yang terdepan pada tahun-tahun mendatang.
Laporan: Ahmar


















Comment