TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Kelompok sanggar seni tiang alit pangempang Desa Tojabi Kecamatan Lasusua Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) mendapatkan kehormatan tampil di panggung Hari Ulang Tahun 2025 di acara malam ramah tamah yang di selenggarakan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara. Ahad malam (17/5/2025)
Kehadiran tari kuda lumping asal Ponorogo Jawa Timur di panggung bukan sekedar hiburan semata saja tetapi sebagai bentuk nyata bahwa budaya daerah memiliki tempat penting dalam perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia maupun perayaan HUT Daerah.
Sebanyak 12 orang penari dari masyarakat Jawa Timur yang mendiami Kabupaten Kolaka Utara dengan busana tradisional berwarna kombinasi beragam cerah mereka menari dengan anggun menyuguhkan gerakan khas memikat penonton di lapangan alun-alun Kota Lasusua yang berlangsung pada Ahad malam (17/8/2025)
Sorak kagum dari penonton maupun Pejabat Kolaka Utara yang hadir pada kegiatan malam itu terdengar dari berbagai sudut alun-alun saat tarian dimulai. Penampilan tari kuda lumping dengan tema berpadu pegon kolaborasi semakin istimewa karena dibawakan bersama sejumlah penari handal yang dimiliki Sanggar tersebut. Kolaka Utara betapa kayanya akan ragam budaya.
Bagi mereka kesempatan tampil perdana di panggung Daerah merupakan prestasi tersendiri karena para penari telah lama berlatih dan merasa bersyukur bisa tampil penuh tanpa ada kesalahan serta mampu membawa dan memperkenalkan tari budaya mereka dbawah asuhan keografi Hj. Kharisma di Pemerintah Kabupaten secara langsung dan masyarakat umum Kolaka Utara.
Ketua sanggar seni tiang alit pangempang Desa Tojabi Kecamatan Lasusua Kolaka Utara, Sarno menyampaikan rasa bangganya atas kesempatan yang kami di berikan untuk tampil dan ini merupakan bukti bahwa budaya lokal kami juga memiliki tempat penting bagi daerah.
“Alhamdulillah tarian kuda lumping kami tampilkan semalam sudah mulai di kenal oleh masyarakat Kolaka Utara dan ini merupakan kebanggaan luar biasa,” ujar Sarno kepada TOPIKSULTRA.com melalui sambungan Via Whatsapp. Senin (18/8/2025).
Lebih lanjut, Sarno berharap dengan kehadiran kelompok sanggar seni tiang alit di kabupaten kolaka utara bisa diterima oleh Masyarakat dan saling bergandeng tangan untuk memupuk rasa persatuan dan memperat tali silaturahmi demi terwujud Kabupaten Madani.
“Dengan beraneka ragamnya budaya yang ada di kolaka utara dapat semakin menumbuhkan rasa persatuan kita dalam mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata,” katanya
Selain itu, Sarno berharap kepada Pemerintah agar ada bentuk perhatian secara moril dan materi terhadap seluruh budaya lokal yang ada untuk semakin berkembang sehingga dapat dikenal baik secara nasional maupun tingkat daerah, terkhusus bagi Sanggar Seni Tiang Alit yang baru saja didirikan.
“Dengan kehadiran kami semoga kami dapat memberikan kontribusi terhadap pemerintah dan begitupun sebaliknya dalam mengembang seni tari tradisional terutama seni tari jaranan pegon,” tutupnya
Laporan: Ahmar
















Comment