TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Sebuah mobil truk tangki berwarna biru putih yang diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Lelewawo, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.
Kendaraan tanpa pelat nomor tersebut hingga kini masih terparkir di tepi jalan dalam kondisi rusak berat. Sebagian bagiannya bahkan telah dipreteli oleh orang tak dikenal, Rabu (25/3/2026).
Kecelakaan yang terjadi hampir dua pekan lalu itu kini menjadi perhatian sekaligus perbincangan para pengendara yang melintas di jalur Trans Sulawesi. Pasalnya, kendaraan tersebut belum juga dievakuasi dan identitas pemiliknya masih belum diketahui.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pada awal kejadian kondisi kendaraan masih relatif utuh, di mana bagian mobil dan tangki masih menyatu.
Namun, kondisi di lokasi kini telah berubah drastis. Unit mobil diketahui telah terpisah dari tangkinya, bahkan posisi kendaraan juga telah bergeser cukup jauh dari titik awal saat pertama kali terguling.
Perubahan tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat, terutama terkait proses evakuasi dan penanganan pascakecelakaan.
Saat ini, kendaraan sudah tidak lagi utuh. Pelat nomor tidak ditemukan, sementara stiker identitas perusahaan yang berada di dalam kabin sopir terlihat rusak dan sebagian sobek sehingga tidak dapat terbaca dengan jelas.
Di lokasi kejadian hanya ditemukan sejumlah dokumen transportir, namun identitas yang tercantum tidak sesuai dengan stiker perusahaan yang telah rusak tersebut.
Selain itu, kondisi di sekitar lokasi menunjukkan bahwa insiden tersebut telah berlangsung cukup lama. Hal ini terlihat dari tumpahan bahan bakar jenis solar di badan jalan maupun di bahu jalan yang sudah mengering.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan belum dapat dipastikan, apakah akibat kelalaian pengemudi atau murni kecelakaan tunggal.
Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai alasan pemisahan antara unit mobil dan tangki, serta perpindahan posisi kendaraan dari lokasi awal kejadian.
Laporan: Ahmar















Comment