Terkonfirmasi Covid-19, Warga Buton Utara Meninggal

banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, BURANGA¬†— Salah seorang warga Kelurahan Bangkudu, Butob Utara (Butur), LK (68), meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Butur, pada hari Selasa, 6 Juli 2021, setelah sebelumnya terkonfirmasi Covid-19.

Pihak RSUD Butur melalui dr. Sari, menjelaskan, sebelum dibawa ke RSUD, almarhum yang mengidap penyakit lambung dan asam urat, sempat mengalami penurunan kesadaran selama enam jam dan nyeri perut. “Berdasarkan hasil Swab antigen, almarhum dinyatakan positif Covid-19,” katanya.

Adapun pemakaman almarhum ditempatkan di Desa Eelahaji Kecamatan Kulisusu dengan menerapkan standar operasional pemakaman (SOP) Covid-19. Langkah selanjutnya, Tim Satgas Covid-19 akan melakukan Testing, Tracing dan Treatmant (T3) terhadap keluarga almarhum, untuk mengantisipasi masuknya claster baru, mengingat sebelum meninggal dunia, almarhum sempat menginap selama lima hari di rumah dan telah berkontak fisik dengan istri dan anak-anaknya.

Sementara, istri almarhum, Ratna, melalui rilisnya yang disampaikan ke Bagian Humas Pemda Butur, menyampaikan bahwa almarhum meninggal dunia di RSUD Butur pada Selasa 6 Juli 2021, sekira pukul 11.30 wita.

Sebelum masuk RSUD, pensiunan PNS ini sempat melakukan perjalanan luar daerah, yakni Makassar melalui penerbangan bandara Hasanuddin Makassar – Betoambari Bau-bau, pada Kamis, 1 Juli 2021.

“Sebelum penerbangan, almarhum melakukan rapid tes di bandara kota Daeng dan hasilnya dinyatakan negatif,” kata Ratna, istri almarhum.

Ratna menjelaskan, setibanya di bandara Betoambari Bau-bau sekira pukul 12.00 wita, almarhum langsung menuju Ereke Kabupaten Buton Utara dan tiba di rumah sekira pukul 22.00 wita.

Menurutnya, pada hari Senin (5/7/2021), sekira pukul 23.00 wita, almarhum di bawa ke RSUD Butur untuk dilakukan perawatan karena demam, batuk dan sakit persendian. “Hari Selasa (6/7/2021) sekira pukul 11.30 wita, almarhum meninggal dunia di RSUD Butur. Almarhum memiliki penyakit lambung dan asam urat,” ujarnya.

Laporan: Musran

Editor

Comment