TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Kebakaran kebun cengkeh milik warga terjadi di Desa Maruge, Kecamatan Katoi, Kabupaten Kolaka Utara, Senin (9/3/2026) sekitar pukul 16.40 WITA. Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 11 pohon cengkeh milik dua warga dilaporkan terbakar.
Angin kencang diduga menjadi faktor yang mempercepat kobaran api setelah dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan di area kebun.
Kasubsid PIDM Humas Polres Kolaka Utara, Aipda Ahmad Syaiful, S.H., menjelaskan bahwa kebakaran tersebut menimpa kebun milik warga bernama Musdar dan Rasma.
“Pada Senin, 9 Maret 2026 sekitar pukul 16.40 WITA, telah terjadi kebakaran kebun cengkeh milik warga di Desa Maruge, Kecamatan Katoi, Kabupaten Kolaka Utara,” kata Aipda Ahmad Syaiful melalui rilis resminya, Selasa (11/3/2026).
Ia menjelaskan, kebakaran paling banyak menimpa kebun milik Musdar (42), warga Desa Kalu-Kaluku, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara. Dalam kejadian tersebut, sebanyak 10 pohon cengkeh miliknya terbakar dengan estimasi kerugian sekitar Rp20 juta.
Sementara itu, satu pohon cengkeh milik Rasma (50), warga Desa Maruge, Kecamatan Katoi, juga ikut terbakar dengan kerugian diperkirakan sekitar Rp1 juta.
“Total pohon cengkeh yang terbakar sebanyak 11 pohon dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp21 juta,” ujarnya.
Berdasarkan kronologi kejadian, awalnya Musdar menerima informasi dari media sosial Facebook melalui akun Feri Gunawan Allink yang memberitahukan bahwa kebun cengkehnya terbakar.
Setelah menerima informasi tersebut, Musdar langsung menuju ke lokasi kebunnya dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya bersama warga setempat.
“Pemilik kebun bersama warga berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi,” jelas Ahmad Syaiful.
Selanjutnya, salah seorang warga menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kolaka Utara. Sekitar 20 menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman.
Menurut Ahmad Syaiful, saat kejadian angin bertiup cukup kencang sehingga api dengan cepat membesar dan merambat ke beberapa pohon cengkeh di sekitar lokasi.
“Pada saat kejadian angin bertiup cukup kencang sehingga api cepat membesar,” tambahnya.
Setelah dilakukan upaya pemadaman oleh petugas pemadam kebakaran bersama warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.40 WITA. Situasi di lokasi pun kembali aman dan kondusif.
Polisi menduga kebakaran kebun cengkeh tersebut dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh seseorang di area kebun sehingga memicu terjadinya kebakaran.
“Diduga ada seseorang yang membuang puntung rokok sembarangan di area kebun hingga memicu kebakaran,” pungkasnya.
Laporan: Ahmar


















Comment