TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Seorang Pelajar Kelas III Sekolah Menengah Atas (SMA) Kecamatan Kodeoha berinisial AP (18) warga Desa Delang-Delang, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) meninggal dunia di sebuah rumah kosong milik Hj. Kondeng. Kematian AP diduga karena menggantung dirinya menggunakan kain di dalam rumah kosong yang sudah lama di tinggal pemiliknya.
Belum diketahui motifnya, apakah korban sengaja bunuh diri atau ada pihak lain yang terlibat.
Informasi yang dihimpun awak media, peristiwa tersebut awalnya ditemukan oleh dua rekan korban, bernama Reski dan Ikbal sekitar pada ,18.06 WITA sebelum sholat magrib, Rabu Malam (16/4/2025).
Reski awalnya datang lebih awal di rumah kosong, setibanya sudah melihat motor korban sedang parkir kemudian memanggil yang bersngkutan namun tidak suara. Kemuadian ia mencungkil dinding seng dekat pintu rumah tersebut dan masuk kedalam rumah. Tak lama kemudian ia melihat korban dalam keadaan tergantung di depan pintu koseng ruang tengah.
Setelah itu dia keluar memberitahukan warga setempat bahwa ada rekannya bunuh diri. Warga pun geger dan melaporkan ke Kepolisian Sektor Kodeoha.
Tak lama kemudian petugas Kepolisian dari Sektor Kodeoha dipimpin langsung Kapolsek, IPTU Rianto Sarira mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dengan berkoordinasi dengan Mako Polres Kolaka Utara, korban dievakuasi evakuasi dan langsung di bawah ke Rumah Sakit Djafar Harun Lasusua untuk dilakukan visum dan otopsi.
Sekretaris Desa Delang-Delang, Ambo Dalle yang ditemui di lokasi kejadian membenarkan peristiwa naas tersebut setelah shalat magrib.
“Yang pertama kali menemukan itu Reski, rekan korban sehingga langsung memberitahukan warga setempat,” ujar Ambo Dalle. Rabu malam (16/4/25)
lebih lanjut, Ambo Dalle mengatakan korban diduga melakukan bunuh diri disebuah rumah kosong milik dirumah Hj. Kondeng. Mengenaii motifnya kami belum mengketahui.
Kapolsek Kodeoha Iptu Rianto Sarira bersama jajarannya serta Babinsa TNI Delang-Delang sementara mau melakukan olah TKP.
“Mohon sabar ya, kami baru mau melakukan olah TKP sekaligus menunggu tim Sat Reskirim bersama tim inavis Polres Kolaka Utara,” ujarnya.
Menurutnya, Pelajar kelas III SMA Kodeoha yang diduga nekat melakukan bunuh diri itu berjenis kelamin laki-laki.
Laporan: Ahmar




















Comment