Enam Tahun Transformasi, Drs. Buhari Sukses Bawa Dukcapil Kolut ke Panggung Nasional

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Enam tahun bukanlah waktu yang singkat untuk merevolusi pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut).

Namun bagi Drs. Buhari, MM, waktu tersebut cukup untuk membuktikan bahwa birokrasi dapat bergerak cepat, adaptif, dan benar-benar melayani masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Buhari, Dukcapil Kolaka Utara mengalami transformasi besar. Dari sebuah instansi yang pernah berada di Zona Merah menurut Ombudsman RI, kini Dukcapil Kolaka Utara telah menjadi salah satu daerah dengan pelayanan administrasi kependudukan paling progresif di Indonesia.

Perubahan besar ini dimulai sejak Buhari dipercaya menakhodai Dukcapil Kolaka Utara hampir enam tahun lalu. Saat itu, pelayanan dasar masih jauh dari harapan, inovasi minim, dan kepercayaan publik menurun. Namun, langkah-langkah pembenahan yang dilakukan secara sistematis mengubah semuanya, menjadikan Dukcapil Kolaka Utara sebagai contoh terbaik di Sulawesi Tenggara dan bahkan Indonesia.

Dalam waktu lima tahun, Dukcapil Kolaka Utara berhasil keluar dari Zona Merah menuju predikat A dari Ombudsman RI dengan nilai fantastis 92,49, sekaligus meraih Zona Hijau sebagai indikator kualitas pelayanan tertinggi.

Perubahan ini juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Survei kepuasan publik yang sebelumnya berada di angka 78,173pada tahun 2020, melonjak menjadi 91,042 pada tahun 2024 — sebuah lompatan yang menandai perubahan nyata. Dengan demikian, keluhan masyarakat menurun drastis dan kepercayaan publik meningkat pesat.

Bukan hanya penilaian administratif yang membaik, tetapi capaian pelayanan kependudukan Kolaka Utara kini melampaui target nasional. Misalnya, perekaman KTP-el mencapai 100 persen, KIA naik menjadi 63,67 persen, dan Akta Kelahiran tembus 99,37 persen. Dua tahun berturut-turut, Kolaka Utara diakui sebagai daerah yang berhasil melampaui standar pelayanan nasional yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

Satu hal yang membedakan Buhari dari pejabat kebanyakan adalah pandangannya bahwa pelayanan publik tidak boleh berhenti di meja kantor, melainkan harus berinovasi.

Di bawah kepemimpinannya, Dukcapil Kolaka Utara membuka kolaborasi dengan kurir lokal untuk mengantar dokumen kependudukan secara gratis hingga ke rumah warga. Selain itu, layanan administrasi kependudukan juga diperluas ke rumah sakit dan puskesmas, memastikan masyarakat, terutama di desa terpencil dan kelompok rentan, dapat mengakses layanan dengan mudah.

Puncak inovasi yang diwujudkan adalah Si LAKU 02T, sebuah sistem layanan terpadu yang menggabungkan layanan offline dan online serta terintegrasi. Dari sini lahir 14 sub-inovasi, termasuk layanan akhir pekan, jemput bola ke desa dan sekolah, pengantaran dokumen gratis, hingga layanan khusus untuk lansia, penyandang disabilitas, dan ibu melahirkan. Filosofi yang melandasinya sederhana namun kuat “Kalau bisa dipermudah, mengapa harus dipersulit?”

Transformasi besar yang dilakukan oleh Buhari telah mengantar Dukcapil Kolaka Utara meraih berbagai pengakuan bergengsi di tingkat nasional, di antaranya:

  1. Dukcapil Paling Inovatif 2021

  2. Top 45 KIPP KemenPAN RB 2022

  3. Zona Integritas Menuju WBK 2024

  4. Inovasi La Kurir Anda ke Rumah tembus Final Top Inovasi KIPP 2025

Prestasi-prestasi ini juga membuat Buhari sering diundang sebagai narasumber nasional untuk membagikan pengalamannya dalam melakukan perubahan di Kolaka Utara, sebagai contoh nyata bahwa pelayanan publik bisa dikelola secara kreatif dan berorientasi pada kebutuhan warga.

Pengalaman hampir enam tahun ini bukan sekadar deretan angka dan penghargaan, melainkan bukti bahwa kepemimpinan yang konsisten dapat menggerakkan sistem dan menghadirkan solusi yang benar-benar memudahkan kehidupan masyarakat.

Namun, tepat di akhir bulan Desember 2025, Buhari resmi dilantik untuk menakhodai Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kolaka Utara. Publik kembali menaruh harapan agar sentuhan transformasi yang ia bawa akan kembali melahirkan perubahan besar di tempat yang baru.

Perjalanan panjangnya di Dukcapil menjadi inspirasi bagi birokrat muda dan aparatur pemerintah lainnya bahwa reformasi pelayanan publik dimulai dari satu langkah kecil yang dijalankan dengan visi dan keberanian.

Namun, publik juga menaruh harapan besar agar pergantian kepemimpinan di Dukcapil Kolaka Utara, dari Drs. Buhari kepada H. Sainal, S.E., tidak menghambat keberlanjutan berbagai inovasi pelayanan yang telah dirintis. Masyarakat berharap, di bawah kepemimpinan yang baru, kualitas layanan administrasi kependudukan dapat tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Laporan: Ahmar

Comment