Gerindra Imbau Pemangku Kepentingan Bijak Menyikapi Kinerja 100 Hari ASR-Hugua

TOPIKSULTRA.COM, KENDARI — Mengukur kinerja kepala daerah dalam waktu 100 hari masih prematur dibandingkan masa kerja 5 tahun. Namun, Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Ir. Hugua telah menunjukan komitmen memajukan Bumi Anoa.

“Mencermati ekspose 100 hari kerja ASR-Hugua patut diapresiasi. Diakui capaian kinerja belum menjawab ekspektasi rakyat Sultra namun sudah menunjukkan kerja-kerja konkrit sebagai seorang pimpinan daerah yang memiliki komitmen dan bertanggungjawab,” kata Ketua DPD Partai Gerindra Sultra Andi Ady Aksar.

Hak setiap orang atau pemangku kepentingan untuk menyikapi catatan kinerja 100 hari ASR-Hugua namun diharapkan penilaian itu seobyektif mungkin dan bijaksana.
Kerja nyata durasi waktu 100 hari, antara lain pengerjaan ruas jalan yang kondisinya memprihatinkan di Kabupaten Konawe Selatan dan Kabupaten Buton Utara.

Menilik kapasitas dan jejaring ASR-Hugua yang mumpuni cukup meyakinkan terwujudnya misi “Sultra Maju Aman Sejahtera dan Religius”

Oleh karena itu, ia mengajak segenap komponen masyarakat Sultra yang beragam latar belakang mensupport kepemimpinan ASR-Hugua karena merealisasikan delapan program prioritas membutuhkan dukungan pemangku kepentingan lainnya.

Mewujudkan visi Sultra yang Maju, Aman, Sejahtera, dan Religius bukan hal yang bisa dicapai dalam waktu singkat. ASR-Hugua menyadari bahwa mencapai tujuan besar tersebut membutuhkan waktu dan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat Sultra.

Di sektor pendidikan, meliputi, pengembangan sekolah unggulan di SMA Negeri 1 Kendari, pemberian beasiswa bagi pelajar, peluncuran seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa kurang mampu, pemberian bonus bagi atlet berprestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON), evaluasi fasilitas asrama mahasiswa Sultra di luar daerah, revitalisasi asrama dayung Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) sebagai investasi pengembangan bibit atlet masa depan.

Sedangkan peningkatan layanan di bidang kesehatan, yaitu: keberhasilan operasi clipping aneurisma pertama di Sultra, perluasan program Sultra Health Service (SHS) untuk memperkuat perlindungan asuransi kesehatan masyarakat, peletakan batu pertama pembangunan tiga rumah sakit daerah di Kabupaten Buton Tengah, Konawe Kepulauan, dan Kolaka Timur bersama Menteri Kesehatan, peningkatan pembangunan sarana sanitasi dan sistem penyediaan air minum (SPAM) guna menciptakan lingkungan sehat dan layak huni.

Pemerintah juga mendorong pertumbuhan perekonomian sektor agromaritim yang difokuskan pada ketahanan pangan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan, melalui program jamaah membangun dan merehabilitasi jalan penghubung antar wilayah, peningkatan transportasi publik, antara lain pembukaan terminal tipe B di Kolaka Utara, pembangunan dermaga, program mudik gratis, perbaikan rumah korban gempa di Kabupaten Kolaka Timur, program sertifikasi tanah gratis, pengembangan kebijakan blue economy, peningkatan akses jalan provinsi di beberapa kabupaten/kota untuk mendukung distribusi dan swasembada pangan. (red)

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment