Kunjungi Kawasan PT IPIP, 30 Ormas Adat Tamalaki Tegaskan Dukung Investasi di Bumi Mekongga

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA — Sebanyak 30 Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Adat Tamalaki menegaskan dukungan terhadap keberlanjutan investasi PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Komitmen tersebut disampaikan melalui kunjungan ke kawasan industri PT IPIP pada Kamis (6/8/2026), sebagai bentuk penguatan sinergi antara perusahaan dan masyarakat adat dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di Bumi Mekongga.

Kunjungan tersebut menjadi simbol semakin eratnya hubungan antara perusahaan dengan masyarakat adat. Kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu mendorong pembangunan daerah yang inklusif sekaligus menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Ketua Umum Tamalaki Wuta Kalosara Sulawesi Tenggara, Manrisal Usman, mengatakan bahwa kehadiran PT IPIP telah memberikan berbagai dampak positif, mulai dari terbukanya lapangan kerja, meningkatnya aktivitas ekonomi, hingga kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pihaknya menegaskan komitmen untuk terus mendukung investasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, daerah, dan Indonesia.

“Kehadiran kami hari ini selain sebagai bentuk silaturahmi, juga merupakan wujud dukungan kepada PT IPIP. Kami melihat perusahaan ini telah memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan aktivitas ekonomi. Karena itu, kami siap mendukung investasi yang membawa manfaat bagi masyarakat, daerah, dan Indonesia,” ujar Manrisal Usman melalui rilis resminya, Jumat (7/8/2026).

Hal senada disampaikan Ketua Tamalaki Anoa Mekongga Sultra, Syamsul Rusdi. Ia mengapresiasi kontribusi PT IPIP dalam mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga iklim investasi di Kabupaten Kolaka.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga iklim investasi di Kabupaten Kolaka. Investasi yang sehat akan menjadi fondasi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang,” kata Syamsul Rusdi.

Sementara itu, Ketua Umum Forum Swadaya Masyarakat Daerah (Forsda), Jabir Lahukuwi, menjelaskan bahwa kehadiran para Ketua Umum Ormas Tamalaki yang tergabung dalam tiga gerbong organisasi, yakni Aliansi Ormas Adat, Forum Masyarakat Adat Konawe Mekongga (Formakom), dan Poros Tengah, merupakan bentuk dukungan terhadap investasi PT IPIP.

Dalam kesempatan tersebut, Jabir juga menyampaikan sejumlah masukan konstruktif kepada perusahaan sebagai bagian dari penguatan kolaborasi dengan masyarakat.

Masukan pertama adalah mendorong perluasan program beasiswa bagi masyarakat lokal. Menurutnya, program beasiswa yang telah dijalankan PT IPIP memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ke depan, ia berharap program tersebut tidak hanya menyasar mahasiswa, tetapi juga pelajar di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Partisipasi PT IPIP dalam bidang pendidikan, khususnya melalui program beasiswa, sangat penting bagi peningkatan kualitas SDM masyarakat lokal. Kami berharap cakupan program ini dapat diperluas hingga tingkat SMK sehingga semakin banyak generasi muda yang memperoleh kesempatan meningkatkan kompetensinya,” ujar Jabir.

Selain itu, Jabir juga mendorong perusahaan memperkuat dukungan terhadap kegiatan sosial dan budaya sebagai upaya melestarikan identitas serta warisan budaya Tolaki Mekongga, sekaligus terus menjaga kelestarian lingkungan sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.

Ia juga menyinggung aksi demonstrasi yang sebelumnya dilakukan Ormas Tamalaki. Menurutnya, aksi tersebut bukan merupakan bentuk penolakan terhadap investasi, melainkan aspirasi agar masyarakat lokal memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk bekerja dan berusaha di kawasan PT IPIP.

“Meskipun sempat muncul dinamika, hal itu bukan berarti kami menolak investasi. Aspirasi tersebut merupakan bentuk perhatian agar masyarakat lokal memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk bekerja dan berusaha di PT IPIP,” tegasnya.

Menanggapi dukungan tersebut, CEO PT IPIP, Ning Jiancheng, menyampaikan apresiasi kepada Ormas Tamalaki atas komitmen yang diberikan terhadap keberlangsungan investasi perusahaan. Ia menegaskan bahwa komunikasi dan sinergi yang selama ini terjalin dengan masyarakat merupakan modal penting dalam membangun kawasan industri yang berkelanjutan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan Ormas Tamalaki. Komunikasi dan sinergi dengan masyarakat merupakan modal utama dalam membangun kawasan industri yang berkelanjutan,” ujar Ning Jiancheng.

Sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), PT IPIP berkomitmen menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendorong pembangunan daerah, serta menyiapkan talenta lokal yang kompetitif sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjang.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pengembangan sumber daya manusia, di antaranya program beasiswa ikatan dinas bersama Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka serta program beasiswa bahasa Mandarin ke Tiongkok yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Kolaka bersama PT IPIP.

Ning juga menegaskan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan dan pengembangan SDM lokal menjadi prioritas utama. Sebagai kawasan industri multinasional yang dihuni tenaga kerja dari berbagai negara, khususnya Indonesia dan Tiongkok, PT IPIP berkomitmen menghormati serta mendukung pelestarian budaya Indonesia, terutama budaya lokal di wilayah operasional perusahaan.

“IPIP akan beroperasi puluhan bahkan mungkin ratusan tahun di Kolaka. Selama itu pula kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan,” tutup Ning Jiancheng.

Dukungan yang disampaikan Ormas Adat Tamalaki menjadi cerminan bahwa sinergi antara perusahaan dan masyarakat adat merupakan fondasi penting dalam mewujudkan investasi yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi yang saling menguatkan, PT IPIP berkomitmen terus menghadirkan nilai tambah bagi pembangunan daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kesejahteraan masyarakat Bumi Mekongga.

Laporan: Ahmar

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment