Pasca Banjir, Ibu-Ibu di Kolut Nekat Menyeberangi Sungai Miniti Pohon Melintang

Berita, Kolaka Utara1055 Views

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Sebanyak 230 Kepala Keluarga (KK) di Desa Batuganda, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) saat ini terisolasi lantaran dua jembatan gantung terputus karena hanya ini menjadi akses satu-satunya mereka keluar dusun.

Ambruknya dua jembatan diterjang arus pada Jumat malam pekan lalu. Meski demikian, ibu-ibu memberanikan diri menyeberangi sungai dengan meniti pohon melintang yang turut rebah akibat abrasi sungai.

Pantauan awak media ibu-ibu yang nekat menyeberang itu berasal dari Dusun 3 dan 5. Mereka merangkak di atas bentangan pohon.

Salah satu warga setempat, Suriani mengatakan pihaknya nekat melakukan hal itu karena harus berbelanja kebutuhan dapur yang tentunya hanya diperoleh di luar dusun.

“Kita tidak tahu kan tiba-tiba jembatan sudah tidak ada. Susah kalau begini karena kita mau belanja apa-apa (keperluan dapur),” katanya

Tidak hanya itu, anak-anak sekolah di dusun setempat juga tidak bisa ke sekolah karena tidak ada tempat penyeberangan.

Mereka berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara agar secepatnya membangunkan jembatan baru meski sifatnya darurat.

“Itu ji kasian karena semua kebutuhan dibeli di luar,” ungkapnya

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding yang ditemui mengatakan pasti akan menindaklajuti kebutuhan masyarakat tersebut. Pihaknya saat ini sementara menunggu laporan dari pihak PUPR dan BPBD.

“Masalah dana tentu ada yang stand by namun kita akan lihat dulu seperti apa besarnya dan apakah bisa menalangi saat ini atau tidak. Jadi kita lihat dulu,” sebutnya

Lebih lanjut, H. Jumarding menielaskan hal yang dipikirkan kedepannya yakni penanganan yang sifatnya jangka panjang. Sudah diketahui jika bencana alam demikian menjadi hal yang rutin menimpa wilayah Kolaka Utara sehingga perlu dicarikan solusi agar penangannya juga tidak berulang dilakukan.

“Insyaallah kita carikan solusi secepatnya,”terangnya

Sebagaimana diketahui, terdapat tiga jembatan antar dusun yang ambruk diterjang arus dalam waktu tiga pekan terakhir. Di Batuganda sebanyak 230 KK terisolasi akibat dua jembatan putus dan di Desa Pasampang Kecamatan Pakue Tengah satu jembatan dengan sejumlah 115 KK terisolasi.

Laporan: Ahmar

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment