Paslon Anton-AbbasTemui Pendukungnya di Kecamatan Kodeoha

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA – Usai mendapatkan Nomor Urut.1 Calon Bupati Kolaka Utara,H. Anton,S.H langsung melakukan tatap muka terbatas Perdana di Posko Tim Pemenangan AndalanKU Hadir Desa Awo dan Desa Ainani Tajriani Kecamatan Kodeoha Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan pengawalan dari pihak Kepolisian dari Sektor Kodeoha (Polsek) yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kodeoha, Jum’at sore (27/9/2024).

Kegiatan ini juga dihadiri Bukan hanya dari Panwas Desa dan Kecamatan.

Pasangan Anton-Abbas menemui pendukungnya di Dusun.IV. Desa Awo Kecamatan Kodeoha dengan didampingi Dewan Suro DPC.Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Misbahuddin,Hasdin dan Anggota DPRD terpilih, Samsir tepat pada pukul.14.00 Wita

Setibanya di lokasi kegiatan, Calon Bupati Kolaka Utara Nomor Urut.1 ini disambut riang gembira oleh massa pendukungnya sekira 200 orang.

Untuk diketahui,Calon Bupati Kolaka Utara H.Anton,S.H lahir dan besar di Desa Awo Kecamatan Kodeoha sehingga dirinya melaksanakan Tatap Muka Terbatas di Desa Kelahirannya.

Usai Melaksanakan pertemuan dengan Massa pendukungnya di Desa Awo kemudian melanjutkan pertemuan kedua di Desa Ainani Tajriani pada Pukul.15.45 Wita dengan kegiatan yang sama

Anton menyapa massa pendukungnya dengan memaparkan Visi Misi ketika Dirinya terpilih jadi Bupati Kolaka Utara bersama Wakil Bupati Kolaka Utara,H.Abbas.

“Saya kembali maju jadi calon Bupati, bukan niat untuk memperkaya diri dan keluarga, Karena saya merasa apa yang saya miliki hari ini sudah lebih dari cukup untuk saya dan keluarga, niat saya tidak lain hanya berjuang untuk masyarakat dan kemajuan Daerah kita,”ujarnya dihadapan massa pendukungnya. Jum’at sore ( 28/9/2024)

Lebih lanjut, H.Anton menyampaikan ketika dirinya bersama pasangannya terpilih jadi Bupati Kolaka Utara maka akan langsung bekerja sesuai dengan Visi Misi yang tertuang dalam bentuk RPJMD nantinya.

Hal pertama yang langsung dilakukan adalah bantuan Dana Operasional untuk pondok pesantren dan Sekolah Swasta berbasis islam akan diberikan dana sebesar Rp 250 juta per tahun serta pondok tahfiz dan rumah tahfiz senilai Rp 300 juta tiap tahun.

Kedua Bantuan Rp 200 juta per Desa untuk peningkatan gaji Imam Masjid, Marbut Masjid, Anggota BPD, Hansip, Bidan Desa,Insentif Bhabinkamtibmas, Babinsa, Guru Mengaji (TPA), Guru TK, PKK, Karang taruna, dan lembaga lainnya yang ada di Desa sehingga Roda Pemerintahan Desa dapat berjalan dengan baik.

“Pengelolan Dana tersebut diatur dalam Peraturan Bupati Kolaka Utara. Tujuannya semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengimbangi Dana Desa (DD) yang sepenuhnya belum menyentuh gaji para Imam Desa dan lain sebagainya,” ungkapnya

Ketiga Program kakao plus melalui pemberdayaan masyarakat itu sendiri dan tidak melibatkan pihak rekanan atau Kontraktor untuk pembibitan dan penanaman serta pemeliharaan.

” mulai dari pembibitan, penanaman dan pemeliharaan semua pemilik kebun kakao yang langsung mengelola, Pemerintah Kabupaten tugasnya menyediakan anggaran melalui Dana APBD sehingga tidak ada lagi namanya pihak ketiga,” ungkapnya

Selain dari program yang disebut pihaknya juga berjanji bahwa pembangunan rabat beton jalan Desa di wilayah pegunungan serta pembangunan abrasi pantai dan sungai.

” Program ini bisa berjalan ketika bapak dan Ibu yang ada di Desa Awo maupun di Desa Ainani memberikan dukungan penuh sehingga jadi pemenang pada Pilkada serentak tahun 2024,” tuturnya.

Setelah selesai memaparkan program kerjanya pihak juga menyampaikan kepada simpatisan dan pendukung untuk tidak mencelah atau sengaja mencari kesalahan calon yang lain.

“Ketiga pasangan calon Bupati ini semua putra asli Kolaka Utara, tidak usah kita saling menjelekkan jelekkan atau cari kesalahan calon lain.

di hadapan ratusan pendukung yang sempat hadir di dua Desa,H. Anton menyebut bahwa saat ini telah banyak beredar isu isu yang sengaja menjatuhkan Pasangan Anton-Abbas, pihaknya berharap agar isu yang beredar yang sengaja menjatuhkan itu jangan di percaya.

“Isu yang beredar saat ini bahwa, pasangan Anton-Abbas ini akan di bayar untuk bersatu memenangkan salah satu calon, jadi saya tegaskan itu sama sekali tidak benar,” tegasnya. Adv.

Laporan : Ahmar

Comment