TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Madrasah Aliyah (MA) YAPIRA Lapai kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui kegiatan penamatan siswa Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar pada Sabtu (9/5/2026) dengan konsep sederhana namun penuh makna.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pantai Berova, Desa Pitulua, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, itu dikemas secara sederhana, terbuka, namun tetap formal dan khidmat.
Madrasah yang telah berdiri selama 32 tahun tersebut terus konsisten melahirkan generasi muda yang cerdas, beriman, dan berprestasi. Selama lebih dari tiga dekade, lembaga pendidikan ini telah menjadi bagian penting dalam mencetak sumber daya manusia yang bermanfaat bagi umat, masyarakat, dan bangsa.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penamatan kali ini dilaksanakan di tepi pantai dengan suasana terbuka. Meski digelar di alam terbuka, seluruh rangkaian acara tetap berlangsung tertib dan penuh makna.
Ketua panitia kegiatan, Hartina, mengatakan konsep penamatan sengaja dibuat berbeda tanpa menghilangkan unsur formalitas.
“Kegiatan kali ini kami laksanakan berbeda dari sebelumnya. Kami memilih konsep di pantai, namun tetap dikemas secara formal sehingga suasananya tetap khidmat,” ujar Hartina melalui rilis resminya, Sabtu (9/5/2026).
Sementara itu, Kepala MA YAPIRA Lapai, Andi Indra, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut sekaligus menyebut adanya inovasi dalam pelaksanaan penamatan tahun ini.
“Alhamdulillah, tahun ini kami mencoba menghadirkan inovasi dalam kegiatan penamatan. Perpisahan merupakan agenda rutin madrasah untuk melepas anak didik yang telah kami bina selama tiga tahun,” ungkapnya.
Ia berharap konsep kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan pada masa mendatang agar penamatan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga meninggalkan kesan positif bagi seluruh pihak yang terlibat.
“Kami berharap konsep seperti ini bisa terus dikembangkan sehingga setiap penamatan tidak sekadar seremonial yang menguras banyak energi, tetapi juga memberikan kesan positif dan kebersamaan,” tambahnya.
Kegiatan tersebut juga mendapat tanggapan positif dari para alumni. Salah seorang alumni mengaku sangat menikmati konsep acara yang dinilai lebih santai, sederhana, namun tetap menjaga nilai formalitas dan penghormatan.
“Kami sangat menyukai konsep kegiatan kali ini karena selain santai dan tetap formal, juga lebih sederhana dan hemat. Tidak perlu repot menyewa tenda, katering, pakaian, maupun riasan berlebihan. Kegiatan ini juga menghilangkan sekat antara guru, siswa, orang tua, dan para tamu,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah Andi Indra juga menyampaikan pesan moral kepada seluruh siswa yang telah ditamatkan. Ia berharap para alumni mampu menjadi pribadi yang bermanfaat di tengah masyarakat serta menjaga nama baik madrasah di mana pun berada.
“Jika kelak kalian belum mampu melakukan banyak kebaikan, maka setidaknya jangan melakukan keburukan,” pesannya di hadapan para siswa, guru, dan orang tua yang hadir.
Pesan tersebut disambut haru dan tepuk tangan peserta kegiatan sebagai nasihat sederhana namun penuh makna untuk bekal kehidupan para alumni di masa depan.
Laporan: Ahmar




















Comment