Rp10 Miliar untuk Bangun Kembali Bendungan Ranteangin

banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, LASUSUA¬†— Rencana pembangunan kembali bendungan Ranteangin Kabupaten Kolaka Utara, yang jebol akibat dihantam banjir pada Januari 2021 lalu, dibutuhkan sekira Rp 10 miliar.

Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas PUPR Kolut, Annas mengatakan, anggaran untuk pembangunan kembali bendungan Ranteangin telah dimasukkan dalam anggaran 2022 sebesar Rp 10.700.000.000,- yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK).

Menurut Annas, untuk perbaikan penanganan sementara saat ini, agar bendungan bisa dimanfaatkan untuk mengaliri persawahan, pihaknya telah menyiapkan anggaran Rp200 juta. “kita siapkan anggaran reguler untuk penanganan sementara, ” katanya kepada TOPIKSULTRA.COM, Kamis, (23/9/2021), di ruang kerjanya.

Menurutnya, anggaran penanganan sementara tersebut sudah dibahas di DPRD Kolut pada anggaran perubahan 2021, dan diharapkan bisa mengawal bersama sehingga pemanfaatan anggaran tersebut tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami sudah sepakat bersama anggota DPRD Kolut akan mengadakan pertemuan minggu depan bersama masyarakat setempat sebelum proses pengerjaan dimulai,” ujarnya.

Annas berharap, pertemuan tersebut sangat penting untuk menyatukan persepsi dan memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait besaran anggaran, serta deskripsi desain penanganannya dengan anggaran Rp200 juta, sehingga hasilnya maksimal.

“Desain awal itu menggunakan pipa, tapi kalau pipa tidak dapat bertahan atau terlalu beresiko, sehingga kami mendesain ulang,” tuturnya.

Annas menjelaskan, terkait penanganan bendungan, pemerintah daerah hanya memiliki kewenangan melakukan perbaikan bendungan. Sementara untuk perbaikan bantaran sungai mulai hulu hingga hilir itu kewenangan dari balai sungai provinsi.

Laporan : Ahmar

Editor

Comment