TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Sebuah rumah milik warga bernama Hamza Daeng Mangati, yang beralamat di Dusun II, Desa Watuliwu, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) ludes terbakar pada Sabtu malam, 6 Desember 2025, sekitar pukul 23.30 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Kapolsek Lasusua, AKP Adianto, S.H., M.H., membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat muncul dari bagian atas bumbungan rumah.
Saksi mata yang juga tetangga korban, Hj. Karisma, mengatakan bahwa api tiba-tiba terlihat menyala di bagian atas rumah dan dengan cepat menjalar ke seluruh rangka dan isi bangunan.
“Api langsung membesar. Kami hanya bisa berusaha memadamkan dengan alat seadanya sambil menunggu mobil pemadam kebakaran,” ujar Kapolsek Adianto, mengutip laporan Kasubsid PIDM Humas Polres Kolaka Utara, Aipda Ahmad Syaiful, S.H., Ahad (7/12/2025).
Lebih lanjut, Adianto menyampaikan bahwa dari keterangan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada kabel yang berada di bagian atas bumbungan rumah. Sementara itu, pemilik rumah, Hamza Daeng Mangati, diketahui sedang berada di gunung saat kejadian berlangsung.
Sekitar pukul 00.15 Wita, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 00.40 Wita.
“Kebakaran ini tidak hanya menghanguskan bangunan, tetapi juga seluruh barang di dalam rumah,” jelasnya.
Selain kerugian materi, peristiwa tersebut juga menimbulkan gangguan nonmateri berupa kepulan asap yang berpotensi menyebabkan iritasi mata, gangguan pernapasan, serta menghambat arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
“Saat ini, personel Satreskrim Polres Kolaka Utara bersama Polsek Lasusua telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kebakaran,” tambahnya.
Pemerintah Desa, dinas terkait, dan masyarakat juga masih melakukan pembersihan puing-puing rumah yang terbakar.
Adianto pun mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
“Kami mengingatkan warga agar rutin mengecek instalasi listrik, memastikan kompor dalam keadaan mati, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta menjauhkan bahan mudah terbakar,” pesannya.
Laporan: Ahmar

















Comment