TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Seorang petani warga Desa Koreiha, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan bersimbah darah di area perkebunan milik warga setempat usai dinyatakan hilang berjam-jam oleh keluarganya.
Petani tersebut diduga alami penganiyaan dari orang tidak di kenal (OTK) pada hari Jum’at (9/5/2025)
Salah seorang warga Kelurahan Lapai, Kecamatan Ngapa yang namanya enggang dipublikasi di media mengungkapkan, korban meninggalkan kebun miliknya sebelum shalat Jum’at. Namun, hingga malam hari kunjung tiba di kediamannya.
“Sebelum sholat Jumat ini orang tua tinggalkan gunung menuju Lapai, tapi sampai malam belum sampai. Ditelepon tapi tidak diangkat,” ujarnya melalui via whatsapp, Sabtu (10/5/2025).
Setelah dilakukan pencarian,seharian hingga malam hari, akhirnya korban ditemukan lemas bersimbah darah di area perkebunan disekitar Desa Koreiha. Wajah korban tampak bengkak dan memar.
“Baru ditemukan setelah larut malam sekitar jam 12 malam,” lanjutnya.
Informasi beredar, sebelum kejadian, korban sempat memecat sala seorang pekerja kebunnya.
“Pemilik kebun pecat pekerjanya. Setelah itu, pemilik kebun turun dari gunung bawah juga uang. Pekerjanya susul dari belakang,” ujarnya.
“Pekerjanya yang menyusul tadi, mengambil motor pemilik kebun. Dia mau jual, namun ketahuan sekarang sudah di amankan di Polsek Ngapa,” tambahnya.
Terpisah, Kapolsek Ngapa yang dikonfirmasi via WhatsApp, IPDA Julbakti menyebut pelaku telah ditahan di Polsek Ngapa untuk dimintai keterangan.
“Sudah diamankan di rutan Polsek ngapa pak,” jawabannya singkat.
Hingga saat ini, Pihak Kepolisian dari Polsek Ngapa masih melakukan pengembangan kasus yang menimpa salah seorang petani di Kecamatan Ngapa, Kolaka Utara.
Laporan: Ahmar



















Comment