TOPIKSULTRA.COM, KENDARI — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Sulawesi Tenggara sebanyak 41 orang yang terdiri dari berbagai latar belakang diharapkan mengurusi jemaah calon haji secara optimal seelama menjalankan ibadah di Makkah dan Madina.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua, M.Ling saat melepas PPIH di Ruang Pola Kantor Gubernur setempat, Rabu. (30/04/2025)
Jemaah calon haji Sultra yang berjumlah 2.018 orang yang terdistribusi pada 5 kelompok terbang akan berangkat menuju Arab Saudi 22 Mei 2025 melalui embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan.
“PPIH yang beragam latar belakang profesi, yakni birokrasi, para wakil rakyat (anggota DPRD) maupun tim kesehatan diharapkan memberi pelayanan terbaik bagi jemaah kita,” kata Hugua.
Mengenai pembiayaan lokal keberangkatan dan pemulangan jemaah haji dari daerah ke embarkasi bersumber dari keuangan daerah menjadi perhatian pemerintah daerah dan DPRD.
“Saya kira keterlibatan para anggota dewan sebagai PPIH membuka jalan mulus pengalokasian anggaran lokal di tahun mendatang,” kata Hugua.
Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Sultra H.Muhamad Saleh mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sultra yang terus mendorong pembinaan umat keagamaan di daerah ini.
“Kita semua patut bersyukur kuota PPIH mengalamai perubahan dari satu persen menjadi dua persen. Ini berkat perjuangan anreguruta Menteri Agama KH Nazaruddin Umar,” katanya.
Data yang dhimpun menyebutkan dari jemaah calon haji Sultra yang berjumlah 2018 orang, tercatat 101 oranf adalah jemaah lanjut usia.
Seremoni pelepasan PPIH oleh Wakil Gubernur Sultra Hugua ditandai dengan penyerahan Bendera Merah Putih kepada perwakilan jemaah, yakni Fajar Ishak Daeng Jaya.
Pemakaian rompi kepada perwakilan PPIH juga dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Sultra Hj Hasmawati dan Kakanwil Kemenang Sultra. (red)


















Comment