2025 Sultra Cetak 6.745 Hektare Sawah Baru

Berita, Kendari593 Views

TOPIKSULTRA.COM, KENDARI — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan membuka lahan sawah baru seluas 6.745 hektare pada tahun 2025 melalui program Cetak Sawah Rakyat (CSR).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Program CSR akan dilaksanakan di enam Kabupaten, yakni Kolaka Timur, Kolaka, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, dan Bombana.

Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra, Prof Muhammad Taufik, menjelaskan bahwa pembukaan lahan sawah terbesar berada di Kolaka Timur seluas 2.195 hektare.

Selanjutnya, Konawe dan Konawe Selatan masing-masing akan membuka lahan seluas 1.400 hektare, Bombana seluas 750 hektare, serta Kolaka dan Konawe Utara masing-masing 500 hektare.

“Sebelum dicetak, kita harus lakukan Survei Investigasi dan Desain (SID) untuk memastikan lokasi tersebut layak, baik secara teknis maupun sosial ekonomi atau diterima masyarakat,” ujar Prof Taufik.

Ia menegaskan bahwa lahan yang dicetak nantinya tidak boleh dialihfungsikan dan harus tetap digunakan untuk kegiatan pertanian.

Setelah proses SID selesai, tahap berikutnya adalah konstruksi lahan dan pembentukan brigade pangan. Masing-masing brigade akan terdiri atas 15 orang, yang sebagian besar adalah pemilik lahan, serta anggota dari berbagai latar belakang, termasuk mekanik.

Setiap brigade ditugaskan untuk mengelola lahan seluas 200 hektare, dan akan mendapatkan bantuan alat pertanian modern dari pemerintah, seperti mesin tanam, TR 4, mesin combine, pompa, alat semprot, benih, dan pupuk.

“Total akan dibentuk 33 brigade pangan untuk mengelola seluruh lahan yang dicetak. Target penanaman menyesuaikan jadwal Kementerian Pertanian, yaitu Oktober 2025,” jelasnya.

Saat ini, program masih berada di tahap SID, yang dikerjakan oleh tim dari Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.

Prof Taufik berharap seluruh proses cetak sawah dapat segera diselesaikan agar penanaman padi bisa segera dimulai di enam kabupaten tersebut. (red)

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment