TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) mengungkap masih ada ribuan warga yang diketahui sudah meninggal dunia tapi masih terdata sebagai pemilih.
“Berdasarkan informasi yang kami peroleh dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kolaka Utara, masih ada sekitar seribu lebih warga yang sudah meninggal tetapi datanya masih terekam,” ungkap Komisioner KPU Kolut, Susanti Hermawaty saat menggelar nonton bersama launching Peluncuran Pemilu serentak tahun 2024 di salah satu kafe di Kolut, Senin (14/2/2022) malam.
Kata dia, saat ini KPU Kolut tidak memiliki petugas penyelenggara di lapangan untuk melakukan pendataan, sehingga pihaknya hanya mendapatkan bantuan informasi melalui media sosial.
Terkait warga yang sudah meninggal dunia namun masih terdata sebagai pemilih, KPU Kolut mengatakan tak bisa meminta Disdukcapil untuk menghapus data tersebut.
“Mereka (Disdukcapil) tidak mau menghapus data tersebut sepanjang tidak ada laporan masuk dari pihak pemerintah desa maupun dari keluarga yang bersangkutan,” katanya.
Meski dihadapkan pada persoalan data pemilih, pihaknya menegaskan sudah mempersiapkan diri untuk menyambut Pemilu Serentak tahun 2024 mendatang.
“Pada intinya kami siap. Kami juga sejak awal usai Pemilu serentak tahun 2019 yang lalu, yang kami lakukan adalah memperbaiki terus data pemilih,” katanya.
Laporan : Ahmar








Comment