DPRD Kolaka Utara Setujui Rancangan Perda Perubahan APBD Tahun 2024

Berita, Kolaka Utara1454 Views

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melaksanakan Rapat Paripurna dalam penyerahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024 yang dihadiri langsung oleh Penjabat Pj Bupati Kolaka Utara, H. Yusmin, S.Pd., M.H bersama jajarannya dan disaksikan oleh Forkompinda dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Pada Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kolaka Utara, Buhari Djumas, S.Kel., M.Si bersama 6 Fraksi.

Dalam sidang yang sedang berlangsung di ruang Sidang Utama Gedung DPRD momen menarik, terdapat Enam fraksi menyatakan persetujuan mereka terhadap Ranperda Perubahan APBD 2024. Setiap fraksi memberikan catatan serta saran konstruktif untuk memastikan anggaran tersebut digunakan secara efektif dan efisien, demi kesejahteraan masyarakat Kolaka Utara.

Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, H. Yusmin S.Pd., MH, dalam sambutannya menyampaikan komitmennya untuk melaksanakan tugasnya dengan integritas dan menjunjung netralitas selama masa jabatan.

“Saya di sini bukan untuk mencari keuntungan pribadi. Tugas saya adalah memastikan bahwa perubahan APBD ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, serta menjaga stabilitas politik dan netralitas ASN dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024,” kata Yusmin dalam sambutannya. Kamis (19/9/2024).

Lebih lanjut,H.Yusmin mengatakan mengenai struktur perubahan APBD 2024, Pendapatan Daerah diproyeksikan meningkat sebesar Rp. 61,3 miliar, dengan total pendapatan mencapai Rp 1,11 triliun. Sementara itu, Belanja Daerah juga mengalami kenaikan sebesar Rp 51,5 miliar, menjadi Rp 1,12 triliun.

Tambahan anggaran ini akan difokuskan pada Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan, serta dukungan terhadap pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran di Kolaka Utara.

“Kami juga menerima Dana Insentif Fiskal sebesar Rp5,9 miliar dan Dana Insentif Desa sebesar Rp3,6 miliar sebagai penghargaan dari Kementerian untuk desa-desa berkinerja baik,” sebutnya

Sementara itu Fraksi Karya Indonesia Raya, yang di sampaikan oleh Maksum Ramli menegaskan pentingnya penggunaan anggaran yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami meminta agar tidak ada program yang dianggarkan jika tidak bisa diselesaikan hingga akhir tahun. Fraksi kami menerima Ranperda ini dengan harapan semua program yang diusulkan dapat terealisasi,” katanya

Sementara itu, Fraksi PDI Perjuangan yang mengapresiasi kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp10,7 miliar, yang menurut mereka menunjukkan upaya pemerintah dalam meningkatkan penerimaan daerah.

“Namun, kami juga berharap agar program yang direncanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tidak keluar dari kesepakatan KU-PPAS yang telah dibuat sebelumnya,” ucap Nasir Banna

Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB), melalui Irwan Amir, menyoroti pentingnya memaksimalkan penggunaan anggaran perubahan pada program-program prioritas.

“Kami meminta OPD untuk memastikan bahwa setiap kegiatan yang dianggarkan benar-benar dapat selesai tepat waktu, dan tidak ada yang terbengkalai,” ungkapnya.

Fraksi Demokrat juga menekankan pentingnya percepatan penyerapan anggaran agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.

“Kami berharap agar PJ Bupati menjaga stabilitas politik dan keamanan selama Pilkada Serentak 2024,” kata Surahman, Anggota Fraksi Partai Demokrat

Dalam penutupnya, kadis Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara itu menggarisbawahi pentingnya menjaga netralitas dan profesionalisme dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024.

“Netralitas ASN Harus dijaga dan saya akan memastikan bahwa semua pihak terlibat secara profesional untuk mewujudkan Pilkada yang berkualitas dan aman,” tegasnya.

Laporan : Ahmar

Comment