Semangat Tanpa Batas, Fondasi Prestasi NPCI Sultra Menuju Peparnas XVII Solo 2024

Advertorial793 Views

KENDARI, TOPIKSULTRA.COM – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sulawesi Tenggara (Sultra) memulai langkah besar menuju Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024 dengan menggelar Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda).

Kegiatan ini menjadi titik awal pembinaan sekaligus seleksi akhir bagi atlet disabilitas terbaik Sultra yang akan berjuang mengharumkan nama daerah di pentas nasional.

Atlet para atletik NPCI Sultra menjalani Pelatda di Lapangan Benu-benua Kendari

Bertempat di Lapangan Benua-benua dan salah satu hotel di Kota Kendari, Pelatda digelar selama satu minggu, melibatkan 35 atlet dari sembilan cabang olahraga (cabor), yakni Para Tenis Meja, Para Badminton, Para Catur, Para Renang, Para Atletik, Para Angkat Berat, Para Bowling, Para Taekwondo, dan Para Panahan.

Ketua NPCI Sultra, Dr. Kafarudin, menegaskan bahwa Pelatda ini merupakan langkah strategis untuk menyaring atlet terbaik yang nantinya akan mengikuti program training center (TC).

Pembukaan Pelatda NPCI Sultra di salah satu hotel di Kota Kendari

“Setelah Pelatda, kami akan memilih 26 atlet untuk mengikuti TC sebagai pemantapan fisik dan mental menjelang Peparnas XVII Solo,” ujar Kaffaruddin pada pembukaan Pelatda, Sabtu (31/8/2024).

Pelepasan Kontingen: Optimisme Mengiringi Langkah ke Solo

26 atlet NPCI Sultra dilepas menuju Perpanas XVII Solo 2024

Selepas seleksi dan TC, NPCI Sultra secara resmi melepas kontingen beranggotakan 55 orang, terdiri atas 26 atlet, 10 pelatih, serta 18 ofisial dan pendukung. Para atlet akan berlaga di sembilan cabang olahraga, dengan rincian sebagai berikut:

Para Atletik: 10 atlet

Para Tenis Meja: 4 atlet

Para Catur: 3 atlet

Para Bulu Tangkis: 3 atlet

Para Renang: 2 atlet

Para Panahan: 1 atlet

Para Taekwondo: 1 atlet

Para Tenpin Bowling: 1 atlet

Para Angkat Berat: 1 atlet

Momentum pelepasan ini menjadi simbol semangat juang para atlet disabilitas Sultra untuk bersaing di Peparnas XVII Solo 2024, yang berlangsung pada 6-13 Oktober 2024.

Ketua NPCI Sultra, Kaffaruddin, menyampaikan rasa bangga atas dedikasi seluruh atlet selama proses Pelatda hingga TC.

“Persiapan yang matang ini diharapkan menjadi bekal kuat bagi para atlet untuk meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama Sultra,” katanya penuh optimisme.

Perjuangan Membawa Pulang Medali

Muhammad Usman saat menerima medali perunggu

Kerja keras selama persiapan akhirnya membuahkan hasil. Kontingen Sultra sukses membawa pulang dua medali di Peparnas XVII Solo.

Tety Umbola, atlet asal Kolaka, mempersembahkan medali perak dari cabor atletik nomor tolak peluru kelas T13.

Sementara itu, Muhammad Usman, atlet catur asal Kendari, meraih medali perunggu pada nomor catur cepat perorangan klasifikasi B3.

Capaian ini menjadi peningkatan prestasi dibandingkan Peparnas XVI Papua 2021, di mana Sultra hanya meraih tiga medali perunggu.

Pelatih atletik, Sumaeni, mengaku bangga atas perjuangan Tety yang mampu bersaing ketat hingga meraih medali perak.

“Kami bersyukur atas hasil ini. Semoga prestasi ini menjadi pemicu semangat untuk event selanjutnya,” ujarnya.

Apresiasi Pemerintah dan Dukungan Berkelanjutan

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Sultra, Sukanto Toding, secara resmi melepas kontingen Sultra mengikuti Perpanas XVII Solo

Raihan prestasi ini mendapat apresiasi tinggi dari Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto.

Ia mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi atlet, pelatih, dan ofisial yang telah mengharumkan nama Sultra di ajang olahraga nasional.

“Alhamdulillah, prestasi ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih kesuksesan. Pemerintah Provinsi Sultra berkomitmen untuk terus mendukung para atlet disabilitas agar mampu bersaing di level nasional bahkan internasional,” kata Andap.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Diskepora) Sultra, La Ode Daerah Hidayat, turut menegaskan bahwa kekompakan tim serta kesungguhan dalam latihan adalah kunci keberhasilan.

Ia berharap pengalaman di Peparnas XVII menjadi pembelajaran berharga untuk meraih hasil lebih baik pada ajang berikutnya.

Motivasi untuk Generasi Muda

Prestasi kontingen Sultra di Peparnas XVII Solo menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih prestasi.

Ketua NPCI Sultra, Kaffaruddin, berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya penyandang disabilitas, agar terus berjuang dan berprestasi.

“Semangat juang atlet-atlet ini adalah inspirasi bagi kita semua. Mari dukung dan bangkitkan potensi olahraga disabilitas di Sultra. Prestasi adalah milik kita bersama!” pungkasnya. (ADV)*

Comment