Bayi Lahir Tanpa Lubang Anus, Reaksi Warganet Memantik….

TOPIKSULTRA.COM, LASUSUA — Seorang bayi laki-laki asal Desa Kosali Kecamatan Pakue, Kolaka Utara (Kolut), lahir tanpa lubang anus atau disebut atresia ani. Bayi yang lahir pada Sabtu, 24 April 2021, di Desa Kosali ini diberi nama Noval Ramadhan. Bayi yang lahir cacat ini pun terpaksa dibawa ke RSUD Djafar Harun untuk mendapatkan pertolongan.

Noval terlahir dari pasangan Hardianto dan Riskawati. Sang ayah, hanyalah pekerja serabutan yang setiap harinya menjadi kuli bangunan. Itu pun jika ada proyek yang membutuhan tenaganya. Sementara Riskawati hanyalah ibu rumah tangga.

Kabar bayi yang lahir dengan kondisi cacat tanpa lubang anus ini, kemudian viral di media sosial. Pesan berantai yang diteruskan melalui jejaring ini pun memantik reaksi para warganet, hingga sampai ke telinga bupati Kolut, Nur Rahman Umar. Orang nomor satu di Kolut ini pun terusik untuk melihat bayi tersebut dan langsung mendatangi RSUD Djafar Harun.

Pengumpulan sumbangan pun digalakkan oleh salah satu jasa perusahaan kurir yang ada di Kota Lasusua, hingga berhasil mengumpulkan donasi dan bisa membantu operasi bayi Noval di Rumah Sakit Wahidin Makassar, setelah mendapat rujukan pihak RSUD Djafar pada tanggal 1 Mei 2021 .

Tryani, selaku Direktur Kurir Pelangi Lasusua, yang memotori aksi sosial “open donasi” mengatakan, pertama kami melihat postingan di facebook salah satu dari warganet. Ia pu bersama tim kurirnya terpanggil untuk membantu meringankan beban keluarga Hardianto yang tentunya membutuhkan biaya besar untuk operasi dan perawatan bayi tersebut. “Secara pribadi kami hanya bisa memberikan hadiah perlengkapan bayi kepada adik Noval, tapi untuk biaya operasi dan lainnya tentu butuh biaya besar,” kata Tryani kepada TOPIKSULTRA.COM, Selasa,(4/5/2021), di kediamannya di Lasusua.

Menurutnya, pengumpulan sumbangan digalakkan pihaknya melalui media sosial facebook dan whatsapp. Hingga informasi tersebut juga sampai didengar Kepala Dinas Perhubungan Kolut, Junus hingga bupati Kolut, Nur Rahman Umar. Hingga Selasa, 4 Mei 2021, sumbangan berhasil dikumpulkan sebesar Rp18.610.000. “Pak bupati sendiri datang di RSUD Djafar Harun melihat bayi Noval dan memberikan sumbangan secara pribadi sebesar Rp10 juta,” kata Tryani.

Rahmi, salah seorang keluarga bayi Noval, yang turut mendampingi ke RSUD Wahidin di Makassar, dikonfirmasi via seluler, mengatakan bayi Noval sudah selesai menjalani operasi tahap pertama dan masih akan menjalani operasi tahap kedua. Namun, untuk operasi tahap kedua masih harus menunggu waktu 3 bulan ke depan. “Kata dokter mungkin sekitar dua sampai tiga bulan setelah operasi pertama, baru bisa dilakukan operasi tahap kedua,” ujar Rahmi.

Laporan : Ahmar