Gubernur Sultra Imbau Waspada Cuaca Ekstrem, 3.078 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Operasi Anoa 2025

Berita, Kendari689 Views

TOPIKSULTRA.COM, KENDARI — Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, mengimbau masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Imbauan ini disampaikan seiring dengan prediksi gelombang laut tinggi berdasarkan hasil pemantauan dari Badan Meteorologi dan instansi terkait.

Andi Sumangerukka menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah keselamatan pelayaran. Ia meminta seluruh pihak terkait, khususnya instansi perhubungan, untuk memastikan kesiapan kapal sebelum beroperasi.

“Berdasarkan hasil pemantauan, gelombang laut diprediksi akan tinggi. Karena itu, kami menekankan agar dilakukan pengecekan kesiapan kapal, mulai dari perlengkapan keselamatan, kelayakan kapal, hingga kepatuhan terhadap kapasitas penumpang. Kapal tidak boleh mengangkut penumpang melebihi kapasitas yang ditentukan,” tegas Gubernur Sultra usai mengikuti gelar apel pasukan Operasi Lilin Anoa 2025 di Lapangan Kantor Gubernur Sultra, Jumat (19/12/2025).

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh stakeholder, sesuai dengan amanat undang-undang, telah diinstruksikan untuk siaga penuh selama periode pengamanan Natal dan Tahun Baru, yang terhitung mulai 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru, agar tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas. Bagi umat Kristiani, silakan merayakan Natal dengan khidmat sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Negara hadir untuk memberikan rasa aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjarnako, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polda Sultra menggelar Operasi Lilin Anoa 2025, yang melibatkan total 3.078 personel gabungan.

“Personel yang dilibatkan terdiri dari Polri, baik Polda maupun Polres jajaran, TNI dari Korem dan Kodim jajaran, serta instansi terkait lainnya,” kata Kapolda.

Dalam operasi tersebut, Polda Sultra menyiapkan sebanyak 77 pos, yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.

“Mulai besok, pos-pos tersebut sudah tergelar. Rencananya kami bersama Bapak Gubernur dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan melakukan pengecekan kesiapan, termasuk di pelabuhan-pelabuhan,” tambahnya.

Terkait potensi kerawanan, Kapolda menegaskan bahwa fokus pengamanan akan diarahkan pada tempat-tempat ibadah.

“Seluruh tempat ibadah menjadi prioritas pengamanan. Sebelum pelaksanaan ibadah, personel akan melakukan sterilisasi dan pengamanan sesuai arahan Kapolri,” pungkasnya.

Laporan: Shandra

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment