Hari Disabilitas Internasional 2022, ODGJ di Butur Bebas Pasung 

Berita, Kendari568 Views
banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, BUTON UTARA —-Dinas Sosial Kabupaten Buton Utara (Butur) bekerjasama dengan Sentra Meohai Kendari membebaskan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) dari pasung, serta menyalurkan sejumlah bantuan lainnya. Rabu (14/12/2022).

Kepala Dinas Sosial, Baaziri mengatakan, pembebasan pasung ODGJ tersebut setelah pihaknya melapor ke Sentra Meohai Kendari.

“Kami sudah laporkan sebelumnya, kebetulan hari ini bertepatan dengan hari disabilitas internasional sehingga Kabupaten Butur ditunjuk mewakili Sulawesi Tenggara untuk dilaporkan secara live streaming dengan Kementerian Sosial,” ujar Baaziri.

Lebih lanjut Baaziri mengungkapkan, pembebasan pasung ODGJ tersebut dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang jatuh pada 3 Desember 2022 lalu.

“Sebanyak 2 orang ODGJ dibebaskan dari pasung untuk diserahkan ke Rumah Sakit Jiwa di Kota Kendari. Kedua ODGJ itu berasal dari Desa Jampaka dan Kelurahan Bone Lipu, Kecamatan Kulisusu, Butur,” kata Baaziri.

Baaziri menyampaikan, selain pembebasan pasung, juga dilakukan penyerahan kursi roda bagi warga Lansia yang dilaporkan secara daring ke Kementerian Sosial RI, bertempat di Kantor Dinas Sosial Butur, Kamis (15/12/2022).

Selain mendapat kursi roda sebanyak tiga unit dari Sentra Meohai, ia juga menyampaikan kalau sebelumnya pada tahun 2022 ini pihak Dinas Sosial mendapat bantuan untuk diserahkan kepada warga lanjut usia (Lansia) dan anak terlantar sebanyak 70 orang berupa bantuan uang tunai senilai 1 juta perorang.

“Kalau bantuan untuk atensi itu kepada Lansia dan anak terlantar sudah jalan, dibawakan masing-masing melalui pendamping sosial,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala Sentra Meohai Kendari, Budi Sucahyono berpesan, ketika ada ODGJ sebaiknya jangan langsung dipasung, karena hal itu melanggar hak asasi manusia.

“Bayangkan saja kalau (ODGJ) dirantai sampai 7 tahun,” ujar Budi di Kantor Dinas Sosial Butur.

Sehingga ia mengimbau, sebaiknya masyarakat melapor ke dinas sosial terkait dengan ODGJ untuk mendapatkan fasilitas ke Rumah Sakit Jiwa.

Laporan: Aris

Editor

Comment