Kadin Sultra Sambut Kersama BPVP dan FKLPID Tingkatkan Serapan Tenaga Kerja

Berita, Kendari, SULTRA116 Views
banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, KENDARI – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sultra mendukung langkah Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dengan Industri Daerah (FKLPID) bekerjasama dengan BPVP Kendari dalam melakukan pendidikan dan pelatihan tenaga kerja untuk memenuhi permintaan industri tenaga kerja di Sultra.

Ketua Umum Kadin Sultra, Anton Timbang menyampaikan bahwa sejak tahun 2022 yang lalu, pemerintah telah mencanangkan 10 Proyek Strategis Nasional dan tiga diantaranya ada di Sultra, yakni Pt. Kendari Kawasan Industri Terpadu, Pt. Indonesia Pomala Industry Park dan Pt. Nusantara Industri Sejati atau Kawasan Industri Motui.

“Disamping itu sudah ada beberapa Perusahaan Tambang, Smelter, Pabrik dan Industri seperti Pt. Virtu Dragon dan Pt. OSS yang ada di Konawe,” kata Anton.

Menyikapi arus kebutuhan tenaga kerja yang semakin besar di sultra serta untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sultra, Anton Timbang menyampaikan bahwa Kadin Sultra siap menjadi fasilitator pada perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sesuai dengan bidang dan profesi yang diinginkan.

“Kantor Kadin akan selalu terbuka untuk perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja,” imbuh Anton.

Lebih lanjut Anton mengatakan kalau saat ini Kadin Sultra sudah menyiapkan langkah untuk mengantisipasi kebutuhan tenaga kerja dengan melakukan kerjasama dan MOU dengan Lembaga-lembaga seperti Balai Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BPVP) Kendari atau Balai Tenaga Kerja, Perguruan Tinggi yang ada di Sultra, Perbankan, Forum UMKM Sultra dan Kota serta beberapa lembaga lainnya sebagai produsen tenaga kerja.

Gayung bersambut dengan apa yang disampaikan Anton Timbang, perwakilan Pt. Virtu Dragon, Risfi, dalam rapat koordinasi tersebut menyampaikan bahwa setiap bulan perusahaannya menerima tenaga kerja minimal 300 sampai 400 orang

“Setahun lebih kurang 3 sampai 4 ribu orang tenaga kerja,” paparnya.

Sementara itu, Ketua FKLPID Sultra, Ahmat menyampaikan bahwa saat ini tingkat pengangguran di Sultra tercatat sebesar 3,48 persen dari jumlah jiwa 2.659.156 orang dan tingkat kemiskinan 11,17 persen.

“Tingkat pengangguran ini akan terus bertambah disamping tenaga kerja tamatan SMA juga alumni Perguruan Tinggi yang mencapai kurang lebih 10 ribu tiap tahunnya se-Sultra,” ungkap Ahmat.

Dalam Pembukaan Rapat Kordinasi Kepala BPVP Kendari DR. La Ode Haji Polondu menyampaikan, bahwa sebagai lembaga pemerintah, BPVP siap melakukan Pendidikan dan Pelatihan untuk menyiapkan tenaga kerja di Sultra bahkan hingga saat ini, sudah menghasilkan lebih kurang 7 sampai 8 ribu tenaga kerja disemua bidang.

“Apalagi selama ini, Kadin Sultra yang di nahkodai Anton Timbang selalu berkontribusi untuk pendidikan dan pelatihan keterampilan tenaga kerja,” ujar Haji Polondu.

Laporan: Novrizal R Topa

Editor

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment