TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara, Samsir, S.T., M.Si., bersama Camat Batu Putih dan Sekretaris Desa, mendampingi Manajer PLN Kolaka Utara meninjau dua lokasi pembangunan jaringan listrik di Kecamatan Batu Putih dan Kecamatan Porehu, Sabtu pagi (6/12/2025).
Kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan jaringan listrik di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Batu Putih, serta Desa Sarambu, Kecamatan Porehu, berjalan sesuai rencana. Dua desa ini merupakan wilayah yang telah lama menantikan akses listrik stabil sebagai penunjang aktivitas masyarakat.
Ketua Komisi III DPRD Kolut, Samsir, menjelaskan bahwa dalam kunjungan tersebut pihaknya belum sempat bertemu langsung dengan warga yang sebelumnya menyampaikan sejumlah masukan terkait pembangunan jaringan listrik. Namun, komunikasi tetap dilakukan melalui sambungan telepon.
“Kita tidak bertemu langsung dengan warga yang dimaksud, tetapi komunikasi tetap terbuka lewat telepon. Setelah kembali dari lokasi, kita akan melakukan pendekatan secara baik dan kekeluargaan untuk menyelesaikan hal-hal yang perlu dikomunikasikan,” ujar Samsir melalui rilis resminya, Sabtu (6/12/2025).
Lebih lanjut, Samsir menyampaikan bahwa peninjauan tersebut dilakukan bersama Camat Batu Putih, Sekretaris Desa, dan Manajer PLN Kolaka Utara untuk melihat langsung kondisi di lapangan serta memastikan tidak ada hambatan yang dapat memperlambat proses pembangunan.
Ia juga melaporkan bahwa pembangunan jaringan listrik di Desa Sarambu hingga kini berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Kalau Sarambu, Alhamdulillah aman,” ungkapnya.
Sementara itu, di Desa Bukit Tinggi, tahapan pembangunan telah memasuki proses pemasangan tiang listrik. Pihak PLN memastikan bahwa progres terus dipercepat agar warga segera menikmati penerangan.
Samsir menyatakan bahwa pihaknya memberikan apresiasi kepada PLN Kolaka Utara yang terus mendorong percepatan pembangunan jaringan listrik di wilayah terpencil. Ia berharap kehadiran listrik dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan sosial.
“Kita berharap pembangunan ini dapat berjalan lancar sehingga masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya,”tutupnya.
Sementara pihak PLN Kolaka Utara menyampaikan bahwa setelah pemasangan tiang listrik rampung, proses penyambungan jaringan akan segera dilakukan. Mereka menargetkan aliran listrik di dua desa tersebut sudah dapat beroperasi pada Februari mendatang.
“Kami akan mengupayakan agar listrik sudah menyala pada bulan Februari,” demikian penjelasan pihak PLN.
Laporan: Ahmar

















Comment