TOPIKSULTRA.COM, KENDARI — Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Tahun 2026 di Aula Dachara Polda Sultra, Kamis (26/2/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut mengusung tema “Polda Sultra Presisi Siap Mengamankan, Mendukung, dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026.”
Rapim dibuka langsung oleh Kapolda Sultra, Didik Agung Widjanarko, dan dihadiri Wakapolda Gidion Arief Setyawan, Irwasda Hartoyo, para pejabat utama, seluruh kapolres jajaran, serta personel Polda Sultra.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra turut hadir, di antaranya perwakilan Gubernur Sultra, Danrem 143/Halu Oleo, Danlanud Halu Oleo, Danlanal Kendari, Ketua DPRD Sultra, perwakilan Kejati Sultra, Rektor Universitas Halu Oleo, Kepala BPS Sultra, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan.
Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan Rapim ini merupakan tindak lanjut Rapim Polri sebagai langkah mendukung program prioritas pemerintah tahun 2026. Ia menyebut forum tersebut menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus penguatan sinergi bersama Forkopimda.
“Polda Sultra siap berada di garda terdepan dalam menjaga kamtibmas serta mendukung penuh program pemerintah,” tegasnya.
Kapolda juga menekankan pentingnya implementasi Polri Presisi serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar Polri menjadi institusi yang kuat, profesional, dan solid, serta mendukung kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
Selain itu, ia mengutip penekanan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam Rapim Polri 2026, antara lain terkait pendampingan percepatan pembangunan, penguatan ketahanan pangan, pengawalan stabilitas ekonomi dan pasar, serta optimalisasi Satgas Pangan guna mengantisipasi kenaikan harga menjelang Idulfitri.
Rapim Polda Sultra 2026 bertujuan menyamakan persepsi, memperkuat kolaborasi lintas sektoral, serta meningkatkan efektivitas penegakan hukum. Melalui forum ini, seluruh jajaran diharapkan semakin solid dan adaptif dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pertumbuhan perekonomian di Sulawesi Tenggara.
Laporan: Shandra




















Comment