Angka Penempatan Rendah, Kadis Himbau Pencari Kerja Laporkan Penempatan Kerjanya

Berita, Kendari, SULTRA234 Views
banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, KENDARI – Sepanjang tahun 2022 angkatan pencari kerja di Kota Kendari mencapai 5 ribu orang.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Kendari Muh. Ali Aksa. Menurutnya angka tersebut merupakan akumulasi dari bulan Januari hingga pertengahan Oktober 2022.

“Jadi tiap bulan rata-rata sekitar 400 hingga 600 pendaftar kartu Ak-1,” bebernya kepada topiksultra.com, Selasa (25/10/2022)

Namun demikian, Ali mengaku pihaknya hanya mencatat penempatan tenaga kerja sebanyak 83 orang.

Menurutnya hal itu terjadi karena kurangnya kesadaran dari pihak perusahaan maupun dari pihak pencari kerja dalam melaporkan kembali data-data nya setelah mereka diterima kerja.

Tentu saja angkanya lebih besar dari itu, tapi karena banyak perusahaan atau para pencari kerja yang tidak melaporkan datanya, kata Ali

“Harusnya baik perusahaan atau masyarakat punya kewajiban untuk melaporkan ini,” sambungnya.

Selain itu, Ali mengungkapkan banyak pencari kerja yang melamar dan diterima kerja diluar kota menjadi kendala lain ketika pihaknya akan melakukan pendataan.

“Belum lagi kalau pencari kerja yang sudah diterima di Morowali, itu kita sudah tidak tahu bagaimana,” ujarnya

Untuk itu, ia menghimbau bagi para pencari kerja yang telah mendapat penempatan kerja atau telah diterima kerja agar melaporkan datanya nya ke Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Kendari.

“Kami harap pencari kerja yang sudah diterima untuk melaporkan data-datanya kembali,” ujarnya.

Dengan begitu, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian bisa mengawasi hak-hak para tenaga kerja apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, katanya.

“Sehingga jika suatu saat terjadi persoalan ketenagakerjaan, Dinas Tenaga Kerja dan Industrial bisa membela hak-hak terhadap pegawai itu sendiri,” katanya

Untuk diketahui, saat ini pengurusan kartu kuning atau Ak-1 tidak lagi melakukan pelayanan di Dinas Tenaga Kerja, semua bentuk pelayanannya di alihkan ke Mal Pelayanan Publik Kota Kendari.

Laporan : Rahmat Rahim

Editor

Comment