Bupati Konsel Ajak Semua Elemen Masyarakat Atasi Stunting  

banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, KONAWE SELATAN – Bupati Konawe Selatan (Konsel), Surunuddin Dangga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berupaya menekan terjadinya stunting.

Hal tersebut diungkapkan Surunuddin dalam sambutannya saat memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 tingkat Konsel di pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Konsel, Rabu 29 Juni 2022.

Dalam kesempatan acara yang juga dihadiri Wakil Bupati Konsel, Pj Sekda, Kajari, serta sejumlah OPD dan Forkopimda itu, Surunuddin menjelaskan bahwa Harganas adalah momentum yang sangat baik untuk mendorong kemajuan pembangunan daerah kendati, Konsel masih berada pada potensi angka stunting nasional yang lumayan banyak yakni 2.763 jiwa dan jumlah keluarga berisiko stunting sebanyak 32.902 KK.

“Upaya yang telah kita lakukan mulai dengan menggelar acara launching dapur sehat cegah stunting (DASHAT) dengan harapan program itu petugas dan semua pemerhati bisa menjalankan program pencegahan stunting pada setiap desa dan kelurahan dengan sungguh-sungguh,” kata Surunuddin.

Bupati dua periode itu juga menjelaskan, pencegahan stunting harus dimulai dari lingkup keluarga baik dengan pendekatan ekonomi maupun sosial. Pasalnya, keluarga adalah suatu kesatuan unit terkecil dalam masyarakat.

“Karenanya, keluarga membutuhkan manajemen yang baik dan terbuka untuk mewujudkan keluarga yang tangguh dan berkualitas,” jelas Surunuddin.

Selain mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah stunting, politisi Partai Golkar itu juga menekankan agar masyarakat memerangi penyebaran narkoba dan menghindari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Jika hal itu mampu kita atasi bersama maka tentunya menjadi langkah awal yang baik untuk membangun keluarga yang sejahtera menjadi wujud Desa Maju Konsel Hebat,” tekan Surunuddin.

Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Konsel, dr. H. Maharayu mengatakan, keluarga memiliki arti strategi tinggi seiring dengan dijadikannya keluarga sebagai sentral pembangunan yang berkelanjutan.

Harganas tahun ini, kata dia, mengusung tema “Ayo Cegah Stunting Agar Keluarga Bebas Stunting”.

“Tema tersebut diusung karena kasus stunting secara nasional masih cukup tinggi yaitu 24,04% dan diharapkan turun menjadi 14 persen di tahun 2024,” tutur Maharayu.

Persoalan stunting, menurut dia, merupakan masalah yang serius dan membutuhkan perhatian khusus dari semua pihak.

“Sebagai instansi teknis yang membidangi perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, kami bekerja sekuat tenaga dengan memberdayakan segala potensi yang ada,” tukasnya.

Untuk program percepatan penurunan stunting, tambah Maharayu, pihaknya sedang melakukan verifikasi dan validasi data beresiko stunting.

“Insya Allah, akan tuntas akhir bulan ini dan hasil verifikasi dan validasi menjadi acuan dalam intervensi penurunan kasus stunting di Konsel,” ujar Maharayu memungkasi.

Laporan: Supyan

Editor

Comment