Dekan FISIP Unhas dan UHO Tekankan Pentingnya Etika Politik

Berita, Kendari97 Views
banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, KENDARI – Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin, Prof Dr phil Sukri Tamma, M.Si, menegaskan keharusan menjaga etika demokrasi dalam pemilihan umum. Hal ini disampaikan saat memberi kuliah umum di Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Jumat (27/10/23).

“Pemilu adalah kegiatan berstandar tinggi. Mahasiswa, sebagai pelopor, harus menjaga etika ini,” kata Sukri Tamma. Ia menekankan peran mahasiswa sebagai ‘moral force’ dan sebagai rujukan etik bagi masyarakat.
Ditegaskan pula bahwa mahasiswa adalah ‘moral force’ dan karena itu harus menjadi contoh dalam berperilaku etik dan demokratis.

Dekan FISIP Unhas tersebut berharap bahwa mahasiswa dapat menjadi baseline pemikiran untuk mengembangkan etika demokrasi. “Dunia kampus adalah dunia intelektual. Kesalahan etik oleh mereka memiliki dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Dekan FISIP UHO, Prof Dr H Eka Suaib M.Si, menyoroti standar kepemimpinan dalam politik. “Tidak hanya soal elektoral atau proses, tapi juga tentang adab dan nilai,” ungkapnya.

Menurut Eka Suaib, kelemahan struktural di partai politik seringkali memfasilitasi individu menduduki posisi tinggi berdasarkan ‘darah biru kekuasaan,’ bukan kualifikasi sebenarnya.

“Karakter dan kepribadian harus menjadi indikator utama dalam pemilihan kepemimpinan,” pungkasnya.

Kuliah umum ini dihadiri oleh sekira 200 peserta dari mahasiswa dan dosen FISIP UHO.

Laporan: Andita

Editor

Comment