Fokus Tingkatkan SDM, Pascasarjana UTAMA Layani Masyarakat Lewat Kelas Reguler dan RPL

Berita, Makassar775 Views

TOPIKSULTRA.COM, MAKASSAR — Program Pascasarjana Universitas Tamalatea Makassar (UTAMA) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi masyarakat umum dan kalangan pekerja. Hingga saat ini, program pascasarjana yang aktif diselenggarakan adalah Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas), yang telah memasuki tahun ke-10 pelaksanaan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Pascasarjana Universitas Tamalatea Makassar, Dr. Muh. Ilyas Nur, S.KM., M.Adm.Kes., pada Rabu (28/1/2026). Ia menjelaskan bahwa sejak awal, program pascasarjana UTAMA dirancang untuk memperluas akses pendidikan lanjutan bagi masyarakat.

“Program pascasarjana yang kami bina saat ini memang diarahkan untuk membantu masyarakat. Saat ini baru Program Studi Kesehatan Masyarakat yang berjalan dan sudah memasuki tahun ke-10. Ke depan, insya Allah Program Studi Ilmu Hukum juga akan menyusul,” ujar Muh. Ilyas Nur kepada wartawan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pascasarjana UTAMA membuka dua skema perkuliahan, yakni kelas reguler dan kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Kelas reguler terbuka bagi lulusan strata satu (S1) dari berbagai latar belakang, baik yang belum bekerja maupun yang sudah berstatus sebagai pegawai.

Sementara itu, kelas RPL diperuntukkan khusus bagi pegawai atau pekerja yang memiliki masa kerja minimal tiga tahun. Dalam skema ini, pengalaman kerja peserta akan dinilai dan dapat dikonversi ke dalam mata kuliah tertentu.

“RPL bukan berarti jalur yang lebih mudah. Pemerintah mengakomodasi pengalaman kerja yang telah dijalani, seperti pelaksanaan tugas dari pimpinan, keikutsertaan dalam seminar, maupun kontribusi dalam peningkatan sistem di tempat kerja. Semua itu harus dibuktikan dan melalui proses penilaian sebelum dikonversi ke mata kuliah,” jelasnya.

Menurut Dr. Ilyas, masa studi program pascasarjana pada umumnya dirancang selama empat semester. Namun, melalui skema RPL, masa studi dapat dipersingkat, tergantung pada hasil asesmen terhadap pengalaman kerja dan kelengkapan dokumen pendukung mahasiswa.

Terkait waktu perkuliahan, kalender akademik Pascasarjana UTAMA biasanya dimulai pada September dan berakhir sekitar Agustus tahun berikutnya. Skema ini dinilai memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa, khususnya dari kalangan pekerja.

“Ini menjadi kesempatan bagi para pekerja yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan tanggung jawab pekerjaannya,” ungkapnya.

Saat ini, jumlah mahasiswa aktif pada kelas reguler tercatat sebanyak 15 orang, sementara kelas RPL diikuti oleh enam mahasiswa. Seluruh mahasiswa tersebut merupakan angkatan tahun akademik 2025/2026.

Ke depan, Pascasarjana UTAMA berharap dapat terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah. Menurut Dr. Ilyas, peningkatan kualitas pendidikan aparatur daerah memiliki dampak signifikan terhadap kualitas pelayanan publik dan pembangunan.

“Saya pernah berada di birokrasi dan merasakan langsung manfaatnya ketika aparatur memiliki pendidikan yang memadai. Dengan pendidikan pascasarjana, kapasitas aparatur akan meningkat dan berdampak langsung pada pembangunan di daerah,” pungkasnya.

Laporan: Ahmar

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment