Perluas Akses Pendidikan Tinggi, UTAMA Sosialisasi PMB di Mako Brimob Polda Kaltara

Berita, Makassar291 Views

TOPIKSULTRA.COM, MAKASSAR — Jajaran Universitas Tamalatea Makassar (UTAMA) terus menggencarkan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 ke berbagai kabupaten, kota, dan provinsi. Salah satu agenda strategis dilaksanakan di Markas Komando (Mako) Satuan Brimob Polda Kalimantan Utara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UTAMA dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan aparat negara. Dalam kunjungan tersebut, tim UTAMA menjalin sinergi dengan Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri melalui sosialisasi langsung kepada personel di Mako Brimob Polda Kaltara.

Hadir dalam kegiatan itu Humas UTAMA Hardiyanto, S.H., M.H., bersama Ketua Panitia PMB UTAMA 2026/2027, Dr. H. Muh. Ilyas Nur, SKM., M.Adm.Kes. Sosialisasi berlangsung dengan antusiasme tinggi dari personel Brimob yang mengikuti pemaparan mengenai program studi, sistem perkuliahan, serta kemudahan akses pendidikan di UTAMA.

Dalam pemaparannya, Hardiyanto menjelaskan UTAMA menghadirkan berbagai program studi unggulan, antara lain Informatika Medis yang disebut sebagai yang pertama di Indonesia bagian timur, Kesehatan Masyarakat dan Pascasarjana Kesehatan Masyarakat terakreditasi Baik Sekali, serta Ilmu Hukum, Kimia, PGSD, Administrasi Hotel, dan Manajemen Pariwisata yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.

Ia juga menerangkan kampus yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 12, Kota Makassar, Sulawesi Selatan tersebut menyediakan program mahasiswa reguler, nonreguler, serta kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Hardiyanto menambahkan, PMB 2026/2027 telah dibuka sejak November 2025 dan saat ini memasuki tahap pendaftaran Gelombang I melalui jalur daring.

“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi anggota Satuan Brimob Polda Kaltara dan keluarganya untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi yang berkualitas dan terakreditasi Baik Sekali,” ujarnya melalui rilis resmi, Sabtu malam (14/2/2026).

Ia juga menyampaikan arahan pimpinan UTAMA agar momentum tersebut menjadi awal kerja sama yang lebih luas antara UTAMA dan Brimob Polri, mencakup bidang pendidikan, pelatihan hukum, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia PMB, Dr. H. Muh. Ilyas Nur, menyebut sistem pembelajaran daring UTAMA memudahkan mahasiswa dengan mobilitas tinggi, termasuk aparat negara, agar tetap dapat mengikuti perkuliahan tanpa meninggalkan tugas kedinasan.

“UTAMA juga menyediakan sistem pembayaran kuliah yang dapat diangsur serta peluang beasiswa bagi mahasiswa berprestasi, termasuk keluarga besar Polri,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pengenalan UTAMA kepada personel Brimob Polda Kalimantan Utara.

Sementara itu, Rektor UTAMA, Dr. A. Yusuf, SKM., M.Kes., saat melepas tim PMB ke Kalimantan Utara menegaskan bahwa sosialisasi PMB bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum strategis bagi masa depan institusi.

“Ini fase paling menentukan. Kita berada dalam situasi kompetitif, dan hasil kerja lapangan akan terlihat langsung dalam angka,” ujarnya.

Dari pihak Brimob, IPTU Sugeng Riyanto selaku PS Kasubag Renmin Satbrimobda Kaltara menyampaikan apresiasi atas kebijakan UTAMA yang memudahkan anggota Brimob melanjutkan pendidikan.

Hal senada disampaikan IPTU Munir, S.H., yang menilai fleksibilitas sistem hybrid sangat sesuai bagi personel aktif Polri. Aiptu Sudirman juga menambahkan Program Studi Ilmu Hukum menjadi salah satu daya tarik karena didukung sistem pembelajaran daring dan pembayaran fleksibel.

Wakil Rektor II UTAMA, Muhammad Basyir, SKM., M.Kes., menegaskan tahun akademik ini UTAMA menargetkan penerimaan 700 hingga 1.000 mahasiswa baru. Pulau Kalimantan disebut sebagai wilayah strategis dan potensial.

Sosialisasi PMB UTAMA di Mako Brimob Polda Kaltara ditutup dengan sesi diskusi interaktif serta pembagian brosur PMB Tahun Akademik 2026/2027.

Laporan: Ahmar

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment