TOPIKSULTRA.COM, MAKASSAR — Universitas Tamalatea Makassar (UTAMA) memperkuat sinergi strategis dengan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Penandatanganan tersebut berlangsung di Ruang Tamu Pa’rimpungan Toana Bharadaksa Lantai 2 Mapolda Sulsel, Selasa (10/3/2026), dan dihadiri jajaran pimpinan UTAMA serta sejumlah perwira Polda Sulsel.
Kerja sama ini menjadi langkah nyata UTAMA dalam mendukung implementasi program Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) melalui pendekatan ilmiah dan akademik.
Perjanjian tersebut juga menjadi landasan bagi kedua institusi untuk bersinergi dalam berbagai bidang, di antaranya pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rektor Universitas Tamalatea Makassar, Dr. Andi Yusuf, SKM., M.Kes, mengatakan kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi yang telah terjalin sebelumnya antara institusi pendidikan dan kepolisian.
“Penandatanganan kerja sama ini merupakan implementasi sekaligus tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan Universitas Tamalatea Makassar yang telah ditandatangani sebelumnya,” ujar Andi Yusuf melalui rilis resmi Humas UTAMA, Hardiyanto, S.H., M.H., Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, kolaborasi tersebut membuka ruang kerja sama yang lebih luas antara dunia akademik dan praktik penegakan hukum di lapangan.
“Melalui kerja sama ini, mahasiswa dan dosen UTAMA dapat memperoleh akses lebih luas untuk memahami praktik penegakan hukum secara langsung. Sebaliknya, pihak kepolisian juga dapat memanfaatkan kajian dan pemikiran akademik dari kampus untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I UTAMA, Hasmah, SKM., M.Kes, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Polda Sulsel kepada Universitas Tamalatea Makassar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Sulsel atas kepercayaan yang diberikan kepada UTAMA. Ke depan, kami berharap kerja sama ini dapat diisi dengan berbagai kegiatan produktif yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta bermanfaat bagi bangsa dan negara,” katanya.
Hal senada disampaikan Wakil Rektor II UTAMA, Muhammad Basir, SKM., M.Kes, yang menegaskan bahwa kerja sama ini juga menjadi bagian dari implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Kerja sama ini merupakan implementasi MBKM dan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mendorong universitas membangun kolaborasi dengan berbagai lembaga atau institusi guna memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan audiensi dan penandatanganan kerja sama tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan UTAMA, di antaranya Wakil Rektor III Dr. Diana Mirja Togubu, S.Si., M.Kes, Direktur Pascasarjana Dr. H. Muh. Ilyas Nur, SKM., M.Adm.Kes, serta Ketua Senat UTAMA Prof. Dr. dr. H. Muh. Syafar, MS.
Selain itu, sejumlah ketua program studi juga hadir, antara lain Mulyadi Nahrum, S.Si., M.Kes (Kaprodi Kimia), Musfirah, SKM., M.Kes (Kaprodi Kesehatan Masyarakat), Putry Harian Rasyid, S.Pd., M.Ph (Kaprodi PGSD), Syafarudin, S.ST.Par., M.Par, serta Sukirno Kasau, S.Kom., M.Kom (Kaprodi Informatika Medis).
Kapolda Sulsel,Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., berharap kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kepolisian.
“Kerja sama ini merupakan bentuk simbiosis mutualisme. Kami berharap kolaborasi ini dapat saling mendukung dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta implementasi program MBKM,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas akademik bagi anggota kepolisian, terutama di tengah perkembangan teknologi dan kompleksitas tantangan tugas ke depan.
“Pengembangan teknologi dan tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks. Karena itu, kami mendorong anggota Polri, khususnya yang berpangkat Bintara, untuk terus meningkatkan kemampuan dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi,” jelasnya.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan profesionalisme dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Melalui peningkatan kualitas SDM, kami berharap pelayanan Polda Sulsel kepada masyarakat dapat semakin optimal dan profesional,” pungkasnya.
Laporan: Ahmar




















Comment