Kajari Kolut Kaget, Jerigen Berisi Barang Bukti Solar Berubah Jadi Air

banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA– Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra),Henderina Malo,SH.M.Hum mengaku kaget saat melakukan penjualan delapan jerigen berisi ratusan liter solar dari hasil tangkapan untuk disetor ke kas negara. Pasalnya, Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tersimpan dalam jerigen tersebut rupanya telah berubah menjadi air.

Hal itu diungkapkan Henderina Malo saat melakukan pemusnahan Barang Bukti (BB) penanganan perkara di halaman kantor Kejari Kolut, Senin (4/12/2023).

Perubahan isi jerigen itu diketahui usai melakukan penentuan harga melalui Dinas Perdagangan setempat.

“Setelah dites ternyata isinya air. Semuanya delapan jerigen solar masing-masing ukuran 40 liter,” ujar Henderina Malo.Selasa (5/12/2023)

Solar tersebut merupakan Barang Bukti (BB) dari kasus penangkapan yang dilimpahkan dari Polres Kolaka Utara. Meski begitu, kekurangan itu tetap dianggap menjadi tanggung jawabnya karena tidak melakukan pengecekan terlebih dahulu saat kasus tersebut sudah ditahap II-kan.

“Kami kan tidak tahu apakah telah berubah saat diserahkan ke kami atau terjadi setelah kami terima. Kami tidak ingin menghakimi dan kami anggap ini kekurangan dari kami,” ungkapnya.

Dijelaskan, pihaknya memang diberi kewenangan untuk melakukan penjualan Barang Bukti yang memiliki nilai ekonomis dengan patokan harga dibawah Rp35.000.000, Uang penjualan dari 350 liter solar tersebut selanjutnya akan disetor sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Karena isinya air terpaksa kami tetap melakukan penyetoran ke kas negara,” terangnya.

Terkait dari kejadian tersebut, pihaknya mengimbau kepada mitranya dalam hal ini Polres Kolaka Utara akan kerjasamanya yang lebih baik kedepannya. Jika ada penangkapan kasus serupa berikutnya agar bisa diperiksa terlebih dahulu.

“Siapa tahu kan Polres sendiri waktu itu menyita yang bukan solar tentu bisa saja kan. Kami tentunya tidak ingin menghakimi dan ini kesalahan kami untuk jadi pembelajaran kedepan,” tutupnya.

Laporan : Ahmar

Editor

Comment